Alumni UIN Bandung Asal Lampung Lestarikan Adat Kearipan Lokal Dirantau

Bandung ( PBO)-Malam Keakraban atau kerap disapa dengan istilah Makrab digiatkan kembali sejak 2 tahun ini ditiadakan karena pandemi covid 19, mangkrab mahasiswa lampung universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung ini yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara mahasiswa/i baru satu angkatan maupun berbeda angkatan. Makrab juga membuat beberapa mahasiswa lampung yang baru dibandung bertemu dalam wadah organisasi yakni organasisi Keluarga Mahasiswa Lampung UIN Bandung atau KEMALA.

Tujuan makrab ini menurut Ketua Pelaksana acara Bunga Maylisa untuk menjalin kekeluargaan dan menjalin kerukunan antar sesama mahasiswa lampung di Bandung serta agar terjalin hubungan erat dengan kakak tingkatnya. dengan Makrab tentunya akan terjalin ukhuwah antar angkatan menjadi lebih baik, yang mana kegiatan mangkrab dilakukan beberapa hari lalu di Villa VW Cilengkrang Kota Bandung.

Ketua Umum Kemala UIN Bandung M.Alghifari Arfa mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan solidaritas dan kebersamaan saling membantu antar angkatan. selain itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan jiwa sosial dan mempromosikan budaya lampung di Bandung.

Alghifari juga berpesan kepada para mahasiswa agar Makrab ini menjadi sebuah wadah Kemala.UIN Bandung yang bisa membuat satu sama lain lebih dekat dan lebih akrab.

Acara mangkrab kali ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Bapak Syafrial.SE selaku Ketua Ormas Kedaerahan yakni Ikatan Keluarga Lampung Jabar ( IKLB) ,didampingi oleh humas Wawan Friza dan Agus Liwaya Ketua asrama mahasiswa lampung bandung, serta dihadiri juga oleh senior senior Kemala UIN bandung, Frory Frayoga Ja’far dan Rohid Vatullah.

Acara dimanfaatkan oleh teman-teman untuk menyampaikan keluh kesah, susah senang, saran dan solusi, serta harapan untuk majunya Kemala UIN Bandung

Menurut Syafrial semoga Kemala UIN Bandung ke depan bisa lebih baik, mendapatkan banyak prestasi atas kegiatan kegiatan mengangkat budaya lampung dan jangan lupa tetap jaga nama baik lampung dirantau tutupnya. (Editor.Syafrial.SE).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *