Alasan Tidak Hadir Karena Keamanan, Khamami Ragukan Kekuatan Polres Mesuji

MESUJI-LAMPUNG (PB)- Sejumlah elemen masyarakat, menilai Pasangan Calon ( Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, Kabupaten Mesuji, Nomor urut : 2, Khamami-Saply telah meragukan pengamanan yang dilakukan oleh pihak Polres dan KPUD kabupaten setempat.
Pasalnya pasangan tersebut tidak hadir dalam acara debat kandidat yang diadakan oleh KPUD setempat, pada Senen (16/1/2017) dengan alasan kurang nyaman karena faktor keamanan yang kurang terjamin.

Seperti yang diungkapkan oleh, Tomy warga Wiralaga, Kecamatan Mesuji, mengatakan ketidak hadiran Pasangan Nomor urut ; 2 yakni, Khamami-Saply pada acara debat publik yang diadakan oleh KPUD Mesuji dengan alasan faktor keamanan sama dengan meragukan kinerja Kepolisian kabupaten setempat.

“Wah kok diragukan bagaimana ? setau saya pada acara debat publik personil kepolisian dari Polres banyak, bahkan pihak Pol PP juga telah dikerahkan untuk menjaga keamanan acara tersebut. Masih kurang aman lalu yang gimana? Buktinya debat kemarin berlangsung damai, jangan ciptakan opini seolah- olah warga Mesuji ini seneng ribut, kami ini cinta damai mas, saya pastikan masyarakat pribumi Mesuji semuanya cinta damai, “tegas Tomy.

Ditempat yang sama para tamu undangan serta pihak panitia debat publik mengetahui jika pasangan calonbup tidak hadir atas keterangan dari leasion organizer pasangan Khamamik SH- H.Saply yakni, Junaidi. Dia mengatakan bahwa pasangan nomor urut; 2 tidak dapat menghadiri acara debat kandidat dengan alasan keamanan dan kenyamanan.

“Ya gimana pengalaman kami waktu acara debat kemarin, ada yang teriak- teriak seolah memancing, sedangkan yang masuk ruangan juga gak di periksa tas-tasnya oleh pihak keamanan, kami takut stiuasi tidak kondusif karena masa kami dari bawah (perairan) juga mau naik,” ujar Junaidi.

Disinggung acara debat yang sudah dirapatkan bersama dengan pihak keamanan pada tanggal (12/1/2017), justru Junaidi menuding pihak keamanan tidak dapat bertanggung jawab keamanan sepenuhnya.

“Memang dirapatkan, tapi mereka kan tidak berani jamin, jadi untuk mengantisifasi hal-hal yang tidak di inginkan maka kami mengambil langkah ini,’kata Junaidi lagi.

Sementara itu, Waka Polres Mesuji, Kompol Sigit Maryanta S.Sos, saat duhubungi melalui via telpon menanggapi kehawatiran dari pihak pasangan Cabup dan Cawabup, Khamami-Saply secara tegas menyatakan, bertanggungjawab sepenuhnya dan siap dalam pengamanan karena haltersebut salah satu tugas dari kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Disanakan sudah kami tempatkan banyak  personil kami, dan ini memang tugas kami anggota kepolisian untuk menjaga setiap tahapan proses pemilukada,”ujar Kompol Sigit Maryanta .

Menyikapi haltersebut, Ketua KPUD Mesuji, Sauful Anwar juga menjelaskan bahwa sebelumnya pada Tanggal (12/1/2017), pihaknya juga telah mengadakan rapat bersama dengan pihak keamanan dan juga tim dari masing-masing pasangan calon, dan kedua pasangan calon baik nomer urut 1 maupun nomer urut 2 menyatakan siap. Namun masih kata dia pada Tanggal (14/1/2017) pihak dari pasangan nomer urut 2 mengirimkan surat kepada KPUD.

“Ya kami sebenarnya sudah menggelar rapat dengan LO dan Polres serta TNI pada tanggal 12-1-2017 , dan mereka menyatakan siap, namun pada tanggal 14 mereka mengirim surat yang alasannya kenyamanan, kalau terkait alasanya mohon klarifikasi kepada yang bersangkutan, ” ujar Sauful Anwar. (Rado/Djahar).

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *