Advertorial : Pendapatan APBD Lampung Selatan 2017 Meningkat Menjadi Rp. 2,3 Triliun

LAMPUNG SELATAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat pembahasan daftar Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2017.

Jpeg

Rapat pembahasan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Hendri Rosyadi didampingi Wakil Ketua Supriyanto Hutagalung dan dihadiri 14 dari 26 anggota Badan Anggaran (Banggar) bersama Sekda Fredy SM, Kepala Badan Keuangan, Intjil Indriyati dan Kepala Bappeda Priyanto Putro serta para Asisten, diruang Badan Anggaran, Rabu siang (2/11) lalu.

Dalam daftar Rancangan APBD TA 2017 yang disampaikan oleh pihak Eksekutif diketahui bahwa Total Pendapatan Daerah mencapai Rp. 2,3 triliun, hal ini terjadi peningkatan sebesar Rp. 401 miliar dibanding dengan APBD Tahun Anggaran 2016.

Jpeg

Peningkatan perolehan pendapatan daerah tersebut diatas disokong dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 180 miliar dan jumlah ini terjadi peningkatan sebesar Rp. 9,7 miliar dibanding PAD tahun 2016. Pajak Daerah memberikan songan sebesar Rp. 59 miliar dan ini juga terjadi peningkatan sebesar Rp. 7,2 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Sementara pada sektor Retribusi Daerah sebesar Rp. 9,5 miliar, dari juml;ah ini terjadi penurunan pendapatan sebesar Rp. 1,2 miliar dari tahun sebelumnya. Pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp. 105 miliar dan terjadi peningkatan sebesar Rp. 3,7 miliar dibanding tahun lalu.

Jumlah Dana Perimbangan yang diperoleh sebesar Rp. 1,8 triliun, jumlah ini meningkat sebesar Rp.395 miliar dibanding tahun 2016. Dana Perimbangan yang berasal dari bagi hasil pajak dan bukan pajak sebesar Rp 29 miliar, jumlah penerimaan ini juga terjadi penurunan sebesar Rp 5 miliar dibanding dengan tahun 2016.

Jpeg

Perolehan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2017 mencapai Rp. 1.083 triliun dan terjadi peningkatan sebesar Rp. 51 miliar dibanding tahun lalu. Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 759 miliar yang terjadi peningkatan sebesar Rp. 348 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Kemudian dari lain lain pendapatan yang sah sebesar Rp.270 miliar,  jumlah ini turun Rp. 3 milyar dibandingkan  tahun 2016. Pendapatan hibah ditiadakan, padahal tahun lalu mendapat Rp. 8,3 miliar.

Dana bagi hasil pajak Provinsi dan Pemda lainnya Rp.105 miliar, jumlah ini naik Rp.5 miliar dari tahun 2016 . Selanjutnya dana otus ( Dana Desa) sebesar Rp.165 miliar, jumlah ini sama dengan tahun lalu.

Selain itu adapun proyeksi rancangan belanja daerah tahun 2017, berkisar Rp. 2,2 triliun jumlah ini naik Rp. 198 miliar dibanding tahun 2016. (ADV/Dian Ricky)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *