Persiapan Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi Melawan Radikalisme

Bandar Lampung(PBO)- Universitas Islam Negeri (UIN) Lampung siap menjadi tuan rumah kegiatan deklarasi antiradikalisme oleh perguruan tinggi se-Provinsi Lampung yang direncanakan akan berlangsung pada 28 Oktober 2017.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Dr. Moh. Mukri, M.Ag kepada sejumlah pimpinan perguruan tinggi se-Lampung yang berkunjung ke ruang kerjanya, Senin (9/10), saat UIN di minta menjadi tuan rumah untuk acara tersebut.

Selain lokasi kegiatan, Rektor UIN juga diminta oleh Ketua Organizing Committee (OC) Marsat Jaya dan sejumlah pimpinan perguruan tinggi tersebut untuk menjadi ketua tim pengarah (Steering Committee) dalam Kegiatan ini.

Kegiatan deklarasi antiradikalisme ditargetkan akan diikuti oleh seluruh perguruan tinggi se-Lampung. “harapannya dapat diikuti oleh puluhan ribu perwakilan civitas akademika se-Lampung,” kata Dr. Nasrullah Yusuf, M.B.A, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari deklarasi antiradikalisme oleh ribuan perguruan tinggi se-Indonesia pada 26 September 2017 lalu di Bali. Yang dihadiri oleh beberapa Rektor Universitas yang ada diLampung yang tergabung dalam Steering Committee (SC) Laksamana Bangsawan S.Sos.MM,STIMIK SURYA INTAN, Kotabumi – Lampung Utara dan Drs. Achmad Mulyono MH, Universitas Tulang Bawang Bandar Lampung

Dalam Rapat Kerja Persiapan Aksi Kebangsaan Mahasiswa Melawan Radikalisme, Rabu (11/10) yang  Bertempat di UIN Lampung  dipimpin langsung oleh Ketua Organizing Committee (OC) Marsat Jaya, Mengajak seluruh Anggota kepanitiaan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Untuk berupaya penuh mensukseskan Kegiatan ini.
Sebagai tindak lanjut, perguruan tinggi se-Lampung juga siap deklarasi hal serupa. Selain itu, perguruan tinggi se-Lampung akan berkomitmen mengawal isi deklarasi tersebut. Serta berusaha semaksimal menyukseskan acara Tersebut

Dalam kesempatan itu Ketua Organizing Committee (OC) Marsat Jaya mengatakan, seluruh Perguruan tinggi yang memilih setia pada Pancasila, setia pada NKRI, menjunjung Kebhinekaan, Melawan Radikalisme dan Menghargai Toleransi akan bergerak serentak di hari, tanggal dan jam yang sama dari Sabang sampai Merauke dalam Kuliah Akbar Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi tersebut.

Pada 28 Oktober sejarah akan mencatat mana yang setia dan bergerak, mana yang ragu ragu berpihak dan  akan terlihat jelas Perguruan Tinggi  Mana yang Menolak Radikalisme dan yang Memberi Tempat bagi Radikalisme.

Menurut Prof. Mukri, perguruan tinggi memang harus memiliki sikap terhadap pihak-pihak yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan ingin merubah Dasar Negara. “Bagi kami (UIN) perdebatan soal itu (RADIKALISME ) sudah selesai. Mari kita bangun bersama bangsa ini,” pungkas anggota dewan pendidikan Provinsi Lampung ini.

Selain deklarasi, kegiatan juga akan diisi oleh kuliah umum dan kuliah umum ini direncanakan akan disampaikan oleh Rektor UIN Raden Intan Lampung, Gubernur Lampung dan sejumlah Menteri yang akan hadir dalam Acara tersebut.

Panitia Nasional dan Perwakilan pimpinan perguruan tinggi tersebut menyepakati sebagai ketua panitia pelakasana / Organizing Commitee (OC) yakni Marsat Jaya yang juga menjabat sebagai Kordinator Wilayah Lampung mewakili Panitia Nasional dalam Kegiatan “Deklarasi Aksi Kebangsaan Perguruan Tinggi dan Civitas Akademika Melawan Radikalisme disetiap Provinsi atau kota secara serentak” Panitia merencanakan, sebelum kegiatan berlangsung akan menggelar konferensi pers.(Hr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *