Manokwari, (Pena Berlian Online) – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) bekerja sama dengan berbagai pihak mengadakan Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang dan jasa Level 1, dan Probity Audit di Provinsi Papua Barat.
Kegiatan ini dibuka sejak tanggal 5 Juli 2022, Pihak Inspektorat menyurat secara resmi kepada semua OPD untuk mengirimkan perwakilan guna mengikuti kegiatan tersebut.Peserta yang dikirim oleh setiap OPD di wajibkan untuk melakukan registrasi di Kantor Inspektorat Provinsi Papua Barat, sehingga bisa diberikan akun untuk mengakses system E-learning pada PUSDIKLAT LKPP, sehingga bisa mengakses materi-materi yang akan diberikan dan dujikan.
Sebanyak 32 orang sebagaai perwakilan dari berbagai OPD, telah mengikuti kegiatan tersebut, selama beberapa waktu,kegiatan dilakukan secara daring, melalui Whatsapp, zoom, serta mengakses akun E-learning, dan pada tanggal 9 sampai 10 Agustus 2022, telah dilaksanakan pertemuan tatap muka di Kantor Inspektorat, guna mereview kembali semua materi yang sudah di berikan kepada semua peserta. Karena pada tanggal 11 Agustus semua peserta di wajibkan mengikuti ujian sertifikasi yang dilaksanakan di Lab Komputer SMA negeri 1 Manokwari, Adapun waktu pelaksanaan nya dibagi menjadi 2 sesi.
Pada kegiatan ini, pemateri memberikan pengarahan mengenai Ilmu Pengadaan Barang dan Jasa,agar semua peserta yang mengikuti pelatihan ini, bisa berkompeten dalam mengelola pengadaan barang dan jasa, aggar ketika mereka kembali ke dinas masing-masing, mereka diharapkan sudah memiliki keterampilan dalam mengelola pengadaan barang dan jasa dengan tepat guna.
Pihak penyelenggara pada kegiiatan ini diantaranya dari LKPP,Pemerintah Provinsi Papua Barat,Pemerintah Kabupaten Manokwari, Inspektorat, dan tim dari ZIZ, adapun peserta nya berasal dari beberapa OPD, diantaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Inspektorat dan beberapa OPD lainnya.
Kegiatan Pelatihan Kompetensii Pengadaan barang dan jasa (PBJ) Level 1 ini di biayai sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dari Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Manokwari. (Lenny)

