Jendral Ike Edwin : G 30 S/PKI Masa lalu Kelam dan Menjadi Sejarah Bangsa Indonesia

Bandarlampung (PBO)- Staf Ahli Bidang Sosial Politik Kapolri, Inspektur Jenderal Polisi ( Irjen Pol), DR. Hi, Ike Edwin, SH,.MH, hadiri acara Weekend Discussion Edisi ke 5, bertajuk Dialog Akhir Pekan yang diselenggarakan oleh ZEBE Management  bersama sejumlah media dengan tema “Seminar Kebangsaan Mengenang Sejarah Kelam G 30S/PKI”. Acara tersebut diselenggarakan di Gedung RA Kartini, Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, pada (14/10/20127).

Dang Ike (sapaan Irjen Pol Ike Edwin), dalam sambutannya menceritakan pengalamannya kala masih berumur 4 Tahun yang harus mengalami masa menegangkan dan harus bersembunya dibawah lobanb bersama keluarganya.

“G 30 S/PKI adalah masa kelam dan menjadi sejarah bagi Bangsa Indonesia, saat itu Saya masih berusia 4 Tahun, setiap jam 9 malam harus keluar rumah berbondong-bondong masuk kelobang sebagai tempat persembunyian masyarakat, sirine bunyi dimana-mana dan sangat menegangkan, Ayah Saya sedang bertugas menangkap PKI di Semarang, kami dirumah mencekap karema setiap menjelang malem, Tentara gedor-gedor pintu warga agar masyarakat bersembunyi di tempat aman, Saya menangis pun nggak boleh mulut Saya di bungkam”, papar Mantan Kapolda Lampung Terbaik 2016 ini kala memgenang masa kecilnya.

Suasanapun semakin bergemuruh dan heboh saat Dang Ike membuat kuis untuk peserta seminar dan setiap kuis dijawab peserta laki-laki dan perempuan dan mendapat jadi hadiah spesial dari Staf Ahli Kapolri ini, Yel Yel pun berkumandang dan bergemuruh kala temen sejawat sekolahnya berhasil menjawab pertanyaan Dang Ike meskipun banyak juga Yel Yel sorakan peserta kala yang menjawab salah. “Dang Ike…Dang Ike Idolaku”, teriak Yel-yel sekelompok peserta seminar kala temannya menerima hadiah spesial dari Dang Ike.

Lakasana Selebriti Ibu Kota, nama Dang diteriakkan peserta setiap Dang berbicara hingga rebutan dan antri berfotopun Dang pun rela berdesak-desakan demi berfoto bersama Jenderal Bingang Dua dengan ciri khas Salam Lampung Bermartabat.

Dikesempatan yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Weekend Discussion, Zandre Badak merasa bersyukur dan Bangga atas antusias peserta yang menghadiri acara Seminar Kebangsaan tersebuat.

“Saya atas nama Panitia Pelaksana menghaturkan terima kasib tak terhingga atas kehadiran audien semua yang melampaui batas, kami mentargetkan 500 audien, ternyata yang kita saksikan ribuan audien. Dan Saya juga mewakili Panitia Pelaksana memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat kekurangan disana-sini, inilah kemampuan kami semoga dilain kesempatan kami dapatemperbaiki kedepannya”, tandas Zandre.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *