Disbunnak Lambar Alokasikan 21.000 Bibit Tanaman kepada Petani

Lampung Barat(PBO)- Pemerintah kabupaten Lampung Barat melalui dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) kabupaten setempat terus mendorong para petani dalam meningkatkan hasil produksi melalui berbagai program yang ada.
Seperti yang dilakukan dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Lampung Barat tahun ini, mereka akan mengalokasikan sejumlah bantuan bibit seperti bibit Cabai jawa, Cengkeh dan Lada perdu melalui program diversifikasi.
“Kita sudah melakukan sosialisasi kepada calon kelompok tani penerima bantuan dan sebelum akhir tahun 2017 bibit tanaman itu sudah kita bagikan kepada kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) calon penerima bantuan,” ujar Kabid Perkebunan, Suhartono, mendampingi Kepala Disbunnak Tri Umaryani, kemarin.
Dipaparkannya, sebanyak 21.000 bibit tanaman itu, rinciannya cabai jawa 12.000 yang akan dialokasikna untuk tiga kelompok tani di Kecamatan Suoh dan Kecamatan Lumbokseminung, lada perdu sebanyak 4.000 batang untuk KWT yang ada di Kecamatan Batubrak dan Kecamatan Waytenong, serta 5.000 batang bibit cengkeh untuk lima kelompok tani di Kecamatan Sukau, Kecamatan Balikbukit, Kecamatan Batubrak, Kecamatan Gedungsurian dan Kecamatan Bandarnegeri Suoh.
“Dengan adanya program diversifikasi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produksi tanaman perkebunan di Kabupaten Lampung Barat, sehingga penghasilan petani meningkat dan masyarakat dapat hidup sejahtera,” ucap Suhartono.
Dirinya mengimbau agar para petani yang nantinya akan mendapatkan bantuan bibit mampu memanpaatkannya dengan baik, sehingga bantuan tersebut bisa menghasilkan peningkatan yang jauh lebih baik dari hasil para petani sebelumnya.
“karena pogram ini merupakan salah satu program terbaik di dinas, maka jika para petani bisa berhasil dan mencapai target tidak menutup kemungkinan tahun berikutnya akan kita berikan kembali dan tentunya dengan volume yang lebih besar lagi,” tutup Tono sapaan akrab Suhartono. (Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *