Pemkab Lampung Timur Gelar Festival Membaca

Lampung Timur(PBO)- Pemerintah kabupaten bumei tuah bepadan Lampung timur ,Sabtu(22/7) Menggelar Festival Membaca yang  di selenggarakan di Lapangan Purbolinggo, kegiatan ini masuk dalam kalender wisata Pemkab setempat dihadiri ribuan pengunjung.dan peserta Festival membaca tersebut juga dirangkai dengan   berbagai kegiatan seperti jalan sehat yang diikuti  .oleh 2500 peserta ,festival budaya 1000 orang  ,tari bedana 2000;orang  lomba mewarnai 300orang  serta lomba bercerita yang diikuti oleh peserta dari seluruh kecamatan yang ada dilamtim

 Tampak hadir pada event tersebut Bupati lampung Hj.Chusnunia chalim.Phd,Wakil bupati Hi.Zaefulbokhari.St.mm,kapolres lamtim .AKBP YudiChandra Erlianto.SIK.MH,dandim0411/LT.Letkol ((inf) Jajang Kurniawan ,Ketua DPRD Ali Johan Arif , sekdakab lamtim Sahrudin Putra,Pabung 0411/LT Mayor (inf)Joko Subroto,Kadis perpustakaan dan kearsipanDrs.Mulyanda.

Menurut Mulyanda Maksud dan tujuan diadakannya festival ini adalah, agar masyarakatLamtim terbiasa dengan budaya membaca, selain menambah wawasan juga ilmu.”Sehingga masyarakat Lampung Timur kedepan dapat menjadi cerdas, terbuka dan mempunyai wawasan yang luas,” ungkapnya

 Sementara itu Bupati Lampung timur Chusnunia Chalim Dalam sambutannya menyampaikan ajakannya untuk menjadi orang tua asuh bagi anak yang tidak mampu, Chusnunia  juga menyampaikan keprihatinannya masih adanya orang tua yang mengeksploitasi anak dan menjadikan sebagai komoditas berpolitik. “selain budaya baca, saya sampaikan pada semuanya, anak-anak kita tidak semuanya berkesempatan sekolah, masih banyak anak anak Lampung Timur mungkin yatim piatu, mungkin yatim, atau mungkin orang tuanya tak mampu memberikan fasilitas semestinya. Untuk itu, saya mengetuk kepada bapak-ibu sekalian yang terutama berkemampuan lebih, untuk menyisihkan sebagian rezekinya. Kita berharap di Lampung Timur ini ada gerakan orang tua asuh,” ajak Bupati wanita pertama di Sumatra  yang akrab dipanggil dengan sapaan Mbak nunik .

 Chusnunia, juga menyampaikan bahwa“minggu ini saya, selain anak saya satu yang sudah ada, saya menambah anak satu lagi yatim piatu dari Melinting, jadi jangan di demo,” kata Chusnunia

 “Kalaupun  ada orang tua yang menelantarkan anak, itu yang harus kita pertanyakan. Kalau ada dari kita yang mengurus anak, merawat anak, itu yang harus kita galakkan, dan kita jalankan,” tambahnya

iapun berharap tidak ada pihak yang melibatkan anak-anak untuk kepentingan berpolitik apapun bentuknya, “dzolim itu namanya, jangan pernah jadi orang dzolim,” pungkasnya

(tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *