Nahas !! Bocah 10 Tahun Tewas di Dalam Pelampung di Way Jelai

Pringsewu(PBO)- Herawati (55), warga Way jelai, Kelurahan Baros, Kecamatan Kotaagung, berduka. Fairus Nabila (10), cucunya, tewas setelah masuk bekas pelampung kapal saat bermain di pantai kemarin (9/7).

Ditemui di kediamannya, Herawati mengatakan, saat itu Fairus sedang bermain di Pantai Muara Indah dengan adiknya. Cucunya datang ke Kotaagung untuk berlibur.

”Tadinya dia (Fairus, Red) mengajak saya ke pantai. Namun saya kurang enak badan. Lalu Fairus pergi bersama adik dan orang tuanya,” kata Herawati.

Saat itu, Fairus menaiki ban bekas pelampung. Lalu ombak datang dan menyebabkan ia tergelincir masuk ke pelampung berukuran besar tersebut.

Semula, hilangnya Fairus tidak disadari. Namun begitu bocah itu tidak ada, sang adik berteriak. Lantas dilakukan pencarian dan Fairus ditemukan di dalam pelampung.

Sementara Surya, warga Pedukuhan Muara Indah mengatakan, ia mendengar teriakan dan menuju asal suara. Saat itu ia melihat warga berusaha mengeluarkan Fairus dari bekas pelampung.

Beberapa warga berusaha memberikan pertolongan pertama dengan cara menekan perut Fairus. Dari sini, ia dibawa ke klinik di Kotaagung. Sayangnya, nyawa Fairus tidak bisa diselamatkan.

”Waktu di bawa ke klinik, dia masih memberi respon. Masih ada gerakan. Namun kemudian, dia tidak bernafas,” ujarnya.

Lebih lanjut Surya mengungkapkan, masyarakat sekitar pantai sudah pernah melaporkan kepada perusahaan yang diduga sebagai pengguna pelampung. Pasalnya sudah dua bulan benda itu ada di pantai. Namun belum ada tanggapan.

Menurut Surya, pelampung tersebut biasanya dipasang di sisi kapal sebagai perlindungan saat sandar agar tidak mengalami benturan. Ia berharap secepatnya bekas pelampung tersebut disingkirkan dari areal pantai(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *