Kuota Penukaran Uang Baru Periode II Ludes, Warga Lampung Keluhkan Antrean PINTAR BI

Bandar Lampung – Pembukaan penukaran uang baru periode II melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia pada Jumat (27/2) menuai keluhan warga di sejumlah daerah di Provinsi Lampung.

Pendaftaran yang dibuka pukul 08.00 WIB terpantau ludes sekitar pukul 10.16 WIB, memicu desakan agar kuota ditambah menjelang Lebaran.

Sejumlah warga mengaku kesulitan mengakses laman pendaftaran dan harus menunggu antrean daring berjam-jam tanpa kepastian mendapatkan jadwal penukaran.

Noni, warga Kota Metro, mengatakan sudah mencoba masuk sejak pukul 08.00 WIB, namun laman terasa lambat dan antrean panjang.

Ia bahkan mengetahui kuota daerah Lampung telah habis dari informasi temannya.

“Sulit sekali dapat kuota. Dari pagi sudah coba, tapi aksesnya lambat dan antreannya lama, tahu-tahu kuota sudah habis” keluhnya.

Menurut dia, kuota yang disediakan oleh Bank Indonesia memang belum cukup untuk menjawab kebutuhan warga jelang Lebaran tahun 2026.

Keluhan serupa disampaikan Khansa (23), Ia mengaku baru pertama kali mencoba penukaran uang melalui aplikasi PINTAR.

Saat masuk pukul 08.25 WIB, antrean awal tercatat dua jam, namun terus bertambah hingga 11 jam.

“Saya mulai antre jam 08.25, tapi malah makin lama antreannya. Sekitar jam 10 ternyata kuotanya habis, akhirnya tidak lanjut antri,” ujarnya.

Sementara itu, Asyifa (22), warga Lampung Tengah, menilai akses awal sebenarnya cukup mudah, namun antrean panjang dan sistem yang kerap eror menjadi kendala.

Berbeda dengan lainnya, ia masih berhasil memperoleh kuota, meski harus menunggu lama.

“Akses masuk web mudah, tapi harus sabar antre walaupun masih suka eror karena diakses oleh banyak orang. Kuota menurut saya masih kurang, banyak yang belum dapat,” katanya.

Walaupun ia berhasil mendapatkan kuota, namun menurutnya sistem web harus diperbaiki supaya antrean tidak lama, dan perlu adanya penambahan kuota di periode III mendatang.

Warga berharap ke depan kuota penukaran uang baru dapat ditingkatkan dan layanan aplikasi diperbaiki agar kebutuhan uang layak edar masyarakat Lampung menjelang Hari Raya dapat terpenuhi secara merata. (Sumber Berita Radar Lampung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *