Brebes (Pena Berlian Online) – Ramainya pemberitaan media online Terkait pembinaan guru terhadap siswa yang dianggap berlebihan terjawab, ini disampaikan saat konfirmasi awak media Pada hari Kamis, 7 Juni 2023 dengan Darno Warji kepala sekolah SMK Pusponegoro Brebes di Ruangannya, hadir juga komite sekolah, humas, Dago selaku orang tua wali murid.
Dago warga desa Kedunguter RT 7, RW 02, Kecamatan Brebes adalah orang tua wali murid yang mendapat pembinaan, menurutnya yang dilakukan salah satu guru terhadap putranya sangat dimaklumi.
Dago orang tua wali murid menjelaskan bahwa anaknya telah banyak diberitakan menjadi korban penganiayaan bahwa apa yang diberitakan terlalu berlebihan, ” semuanya masih dalam batas kewajaran karena ini kenakalan siswa, ini masih lumrah sebagaimana dulu waktu saya sekolah”, tegasnya.
Mengenai apa yang terjadi dengan anak saya dengan guru yang ditulis bernama Sukardi sudah ada pertemuan hari Jumat lalu dan saya udah menganggap semuanya clear tidak ada masalah, jelasnya.
Jadi mengenai anak saya, saya yang bertanggung jawab terhadap anak saya, terang Dado.
Darno Warji Kepala Sekolah SMK Pusponegoro Brebes meminta kepada media agar bisa meluruskan pemberitaan bahwa sejak saya jadi kepala sekolah tahun 1994 baik kepada guru, karyawan tidak pernah doktrin adanya tindak kekerasan terhadap anak murid.
” Yang jelas ini bukti fisik kalau saya merasa mules kalau ada siswa siswi yang males tidak bisa ngaji, baca Quran, dan tidak melaksanakan solat” , ungkapnya.
” bahwa di sekolah ini ada program unggulan untuk seluruh murid baik kelas 10, 11 dan 12 agar bisa baca tulis Alquran ditambah salat wajib,” Paparnya.
Sersan mayor Sisworo anggota Koramil 07 Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes mengaku sudah 5 tahun menjadi anggota komite sekolah SMK pusponegoro.
” Saya memiliki kewajiban untuk klarifikasi masalah yang dikabarkan terjadi penganiayaan , hal ini jelas terjadi miss komunikasi antara orang tua wali murid dan guru, tidak ada masalah atau yang dipermasalahkan di kemudian hari oleh kedua belah pihak, pihak-pihak yang dikabarkan itu sudah ada pertemuan dan klasifikasi dan tidak permasalahan “, Jelas Serma Sisworo

