Pemalang, (Pena Berlian Online),Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Dan Aisiyah Kabupaten Pemalang Beserta Unsur Pembantu Pimpinan ( UPP) Masa Bakti 2022 – 2027.
Lokasi kegiatan di Pendopo Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, acara mulai pukul 09.00 sampai 12.00 Wib, pada Minggu 28 Mei 2023 / 8 Dzulqa’idah 1444 Hijriyah.
Yang hadir pada acara tersebut Pimpinan Daeah Muhammadiyah, Pimpinan Aisyah Daerah Kabupaten Pemalang,BPP( Majelis & Lembaga), dikawal Kokam, juga mengundang Bupati Pemalang Mansur Hidayat,S.T dan Ketua PKK Kabupaten Pemalang Santi Rosalia Mansur.
Dalam pengukuhan Pimpinan Daerah Daerah Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Aisyah Kabupaten Pemalang sekaligus mengukuhkan unsur pembantu pimpinan.
Adapun unsur pembantu pembantu pimpinan yang ikut dikukuhkan ada 10 divisi,yakni: 1.Majelis Tabligh & Ketarjihan,2.Majelis Pendidikan Usia Dini, Dasar dan Menengah,3. Majelis Kesehatan,4.Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan,5.Majelis Pembina Kader,6.Majelis Kesehatan Sosial,7.Majelis Hukum dan Ham,8.Lembaga Budaya,Seni,dan Olah raga,9.Lembaga Penelitian dan Pengembangan Aisyah, dan 10. Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana.
Maesaroh,S.Pd.I Ketua Pimpinan Daerah Aisyah yang baru dikukuhkan dalam penggalan sambutan diantaranya menyampaikan,
Dan mari ibu,ibu bahwa Aisyah kali ini harus bergerak tiga kali lebih cepat dari periode,periode sebelumnya.”
Mansur Hidayat,S.T Bupati Pemalang sangat mengapresiasi kegiatan pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah ini kali, didepan beberapa awak media menyampaikan,
” Pengurus Daerah Muhammadiyah yang baru Kabupaten Pemalang, pada hari ini baru saja dillantik, harapannya kedepan semakin bersinergi dengan Pemerintah, membangun bersama – sama untuk Pemalang lebih baik” ujarnya
Senada dengan itu Sapto Suhendro,S.Ag, M.Pd Ketua baru Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pemalang menyampaikan,
” Hari ini merupakan bisa merubah arah kebijakan Muhammadiyah khususnya di Pemalang, ada DKS itu yang akan kita tanamkan.
Kita dengan PDM bersama UPP kita akan gembira dalam bermuhammadiyah, yang kedua kolektif kolegial dalam menjalankan kepemimpinan.
Ketiga akan kita tingkatkan sinergisitas dengan Pemerintah Kabupaten,dengan ormas lain, dan juga organisasi politik.
Target pengembangan rumah sakit di Comal, insaallah sesuai arahan dari Ketua PWN Jawa Tengah pak Tapsir akan kita ubah klinik menjadi rumah sakit. Insaallah dua atau tiga tahun bisa terwujud.
Pesan agar tidak baper, artinya sesudah kita mencanangkan bahwa kita merupakan aktifis dalam Muhammadiyah maka tidak ada yang boleh baper, bawa perasaan, gampang marah, gampang sedih, itu yang aku tanamkan pada generasi penerus kita.
Isu sentral tentang sampah,kami ada satu majelis yang mengurusi lingkungan hidup,maka kita akan bersinergi dengan Pemerintah,kita dukung bahwa pembuangan sampah itu bukan di TPA,tapi ditiap desa itu akan ada satu tempat untuk ngurus sampah, sehingga tidak ada penumpukan sampah seperti sekarang ini” pungkasnya.( Suhari Putra Senja)

