Soreang ( Pena Berlian Online) – Penguatan ekosistem kebudayaan menjadi salah satu upaya yang dilakukan dalam pelestarian dan pelindungan warisan budaya Indonesia salah satu upaya nya adalah mengadakan kegiatan seminar kebudayaan.
Ketua Perhimpunan Tionghoa Indonesia ( INTI ) Jawa barat Leon Hanafi menggagas sekaligus melaksanakan Kegiatan Seminar Penguatan Ketahanan Budaya Sunda ,di gedung Budaya Sabilulungan Soreang Kabupaten Bandung yang di hadiri Kesepuhan Sunda,Pranata Seni, Penggiat atau praktisi Seni budaya dan Organisasi Paguyuban, Komunitas seni budaya yang ada di wilayah sebandung raya pada hari Jumat 18 Nopember 2022.
Kegiatan Seminar Penguatan Ketahanan Budaya Sunda dibuka langsung oleh Leon Hanafi selaku Ketua Perhimpunan Incdonesia Tionghoa ( INTI ) Jabar, Kegiatan Seminar Penguatan Ketahanan Budaya Sunda ini juga di ikuti dari Paguyuban Lampung dan Paguyuban Sulawesi, menurut Leon kegiatan ini salah satu tujuan perhimpunan indonesia Tionghoa ( INTI ) Jabar ini memberikan kontribusi positif salah satunya menjaga ketahanan budaya di tatar sunda.
Kegiatan seminar ketahanan budaya Sunda ini menghadirkan narasumber yakni, Prof Dr.Reiza D Dienaputra M.Hum, dan Dr.Drs.H.Raden Lip Hidajat.M.Pd, serta Dr.H.Asep Salahudin MA dan bintang tamu Garlika Martanegara dan diiringi dengan hiburan musik karawitan sekaligus mengenang sang Maestro Tan Deseng.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana Roy Prainata,SH,ST,MM tujuan seminar budaya sunda ini dalam rangka merekatkan masyarakat Tionghoa dan masyarakat Sunda agar semakin bersatu dan menguatkan kembali pelestarian ketahanan budaya sunda bersama sama.
Sementara itu Prof Dr.Reiza D Dienaputra M.Hum selaku narasumber pertama menyampaikan apresisasi kepada masyarakat tionghoa bersama sama memikirkan bagaimana kebudayaan ini menjadi kebudayaan unggul dalam rangka menghadapi tantangan eksternal yang luar biasa, salahsatunya digitalisasi,maka dengan yang diadakan seminar budaya sunda oleh INTI ini mudah mudahan menjadi kekuatan yang semakin menguatkan berbagai upaya pelestarian budaya sunda.
Narasumber kedua Dr.Drs.H.Raden Lip Hidajat.M.Pd selaku Kepala Kesbangpol Jabar memaparkan, Pemerintah mengapresiasi kegiatan seminar budaya sunda ini , karena seminar ini bagian perjuangan memuliakan budaya, ini membuktikan bahwa pelestarian seni budaya adalah tanggung jawab kita bersama,terbukti perhimupunan indonesia tionghoa ( INTI ) melakukan sesuatu untuk ketahanan budaya sunda, sekali lagi apresiasi untuk perhimpunan INTI tutupnya.
Kontributor: Syafrial.SE

