Tanjung Redeb (Pena Berlian Online) -Pemerintah Kampung Sambutakat Baru bisa Bergembira bersama warga nya bersama-sama dan di hadiri oleh Bupati Berau beserta Wakil Bupati merayakan festival Batutung Bakulit 17/11/2022.
“Sejak Indonesia dilanda Pandemi Covid 19 berdampak pula terhadap perayaan festival tahunan warga Kampung Samburakat dan syukur Alhamdulillah tahun 2022 ini terlaksana” ujar kepala kampung Samburakat.
Wakil ketua DPRD ibu Hj Syarifatul sadiyah, camat gunung tabur, PT.BUMA, PT.BERAU COAL, para Wira usaha, asisten II, anggota DPRD, para kepala OPD, Danramil, Kapolsek gunung tabur serta Lurah Gunung Tabur turut menghadiri acara pembukaan Festival Batutung Bakulit ke II kampung Samburakat Kab Berau.
“Lewat even tahunan ini kampung Samburakat berusaha menampilkan beberapa hasil usaha warga di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor usaha pertanian Jagung manis”,terangnya.
“Kami mengharapkan perhatian dari Pemda Berau dan beberapa perusahaan yg bertetangga dgn kampung agar kedepan bisa meningkatkan lagi perhatiannya dan kerjasamanya kepada warga kampung Samburakat Kab Berau”, tutupnya.
“Atas nama Bupati Kab Berau dan Atas Nama Pribadi saya menyampaikan Apresiasi, Penghargaan dan Terima kasih kepada segenap panitia pelaksana, Pemerintah Kampung Samburakat, kemudian juga masyarakat kampung dan tentunya para petani yg telah bekerja keras sehingga Agenda Panen Jagung dan Festival ini Alhamdulillah dapat terlaksana dgn baik dan meriah”, Menandai dibukanya acara festival Pesta Rakyat Batutung Bakulit 2022 Kab Berau.
“Kampung Samburakat adalah sebuah sentra penghasil Jagung terbesar di Kab Berau dgn demikian momentum Panen Jagung tentu akan meningkatkan penghasilan ekonomi masyarakat Kab Berau kemudian juga melalui ajang pariwisata tahunan yg menarik tentunya ini dapat dilaksankan setiap tahun”, harapnya.
” Semoga di tahun depan festival seperti ini bisa dilaksankan lebih rapi lagi, lebih serius lagi, lebih meriah lagi supaya bukan hanya dihadiri oleh warga Berau saja akan tapi bisa di hadiri oleh masyarakat se Kalimantan timur, Indonesia bahkan Manca Negara,” Harapnya.
“Bukan tidak berasalan lanjut Bupati Berau (berargumen) orang luar negri itu biasanya sdh bosan dgn suasana dgn gedung tinggi dan hingar bingar Suara bising kota, mereka suka dan senang dgn suasana iklim trofis serta keindahan alam dan suasana pedesaan seperti yg ada di kampung Samburakat ini, kalau boleh saya katakan acara pesta rakyat seperti ini akan disamakan dengan pesta Rakyat Manuntung Jukut, karna memang selain hasil laut yg kita miliki, kita juga punya beberapa Hasil-hasil alam seperti Jagung dan coklat.
Coklat kita sudah menembus pasar Dunia dan Jagung juga melalui sektor pariwisata juga harus bisa menembus pasar Dunia dan ini tentu saja akan meningkatkan ekonomi masyarakat yang ada di Kab Berau”Pungkasnya.(hdw)

