Pelatihan Management Mutu dan Pengelolaan Sentra IKM Diskoperindag Kab Berau

Tanjung Redeb (Pena Berlian Online) – 17/11/2022, Gelaran Pembukaan Pelatihan Management Mutu dan Pengelolaan Sentra IKM di gedung Disperindag Kab Berau di hadiri oleh Bupati Berau.

 

Turut hadir dalam undangan Camat Teluk Bayur, kakam sukan, sekcam, sek Koperindaq, Kabid koperasi dan UMKM, Kabid Industri Tanjung Redeb dan 20 orang Peserta Pelatihan Management Mutu dan Pengelolaan Sentra IKM.

 

Dalam laporannya Kadis Koperindaq menyampaikan kegiatan ini adalah rangkaian dari banyak kegiatan pelatihan yg telah dilaksanakan kurang lebih sdh berjalan selama 11 bulan.

 

“Ini merupakan tindak lanjut Program Prioritas Bupati dan Wakil Bupati Yaitu Pelaksanaan, Pembinaan, Pengembangan UMKM dan Pemberian Kredit lunak bagi Pelaku usaha kecil menengah di Kab Berau” terangnya

 

“Pelatihan akan dilaksanakan mulai hari Kamis, 17/11/2022 dan berakhir 22/11/2022, kegiatan ini di biayai dari dana alokasi khusus non Fisik Kementrian Perindustrian tahun 2022, yg merupakan satu kesatuan dengan Pembangunan Centra Industri Tenun yang ada di kampung Sukan”, tandasnya.

 

Ibu Sri Juniarsih Mas menambahkan bahwa “program ini merupakan langkah misi Pemda Berau dalam rangka percepatan, Perwujudan meningkatkan Ekonomi masyarakat melalui usaha berbasis pariwisata dan kearipan lokal”,terangnya.

 

Yang mana misi ini di tunaikan melalui 2 program yaitu, pembangunan Kawasan Terpadu, Pusat seni Budaya dan Kreatifitas yang salah satunya adalah kawasan UMKM terpadu yang menyediakan fasilitas pembinaan pelatihan serta kredit lunak bagi para UMKM”,Imbuhnya.

 

Mengingat banyaknya Budaya, Suku dan Agama di Kab Berau (Bhineka Tunggal Ika) tentu banyak kerajinan yg dibawa oleh budaya-budaya tersebut yang dapat kita Ramu dengan sebaik-baiknya akan menjadi suatu keindahan”, tambahnya lagi.

 

“Misalnya, Sebelumnya belum pernah ada yg namanya Tenun di Berau ini, yg ada dari NTT, NTB dan selama ini mereka menenun dgn motif-motif NTT, NTB, tetapi saya meminta, coba di tenun dengan Modifikasi Berau, sehingga akhirnya ada yang namanya Tenun Berau”.

 

“Kemudian ada Batik, Kuliner serta kerajinan-kerajinan lain, walaupun kita berbeda budaya, agama dan suku tetapi ketika dipadukan dalam keindahan itu akan menjadi daya tarik tersendiri yg dalamnya bahwa Berau itu memiliki kultur yang berbeda tetapi tetap Rukun dan Damai”, Pungkasnya.

 

Adapun sedikit penjelasan dari ibu Nurul Selaku Guru Pembimbing bahwa peserta akan diberikan “pengetahuan terkait Management mutu ISO 9001 2015, tata kelola sentra baik UPTD dan Koperasinya”, terangnya.

 

“Nanti kita bantu juga share materi dan sekaligus implementasinya, harapannya kedepan ada pembinaan lanjutan yg langsung Direct ke IKM supaya nantinya bisa diterapkan langsung ketika IKM terwujud”, Tutupnya.(Sudirman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *