Nias selatan(Pena Berlian Online) Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SD Negeri No. 078015 Bawosaloo Bawoluo, kecamatan O’ou, kabupaten Nias Selatan, Sumut, yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2021, tampak terbengkalai dan tidak layak untuk dipakai sebagai ruang kelas dalam pelaksanaan kegiatan proses belajar mengajar.
Pada Sabtu, (22/10/2022), para guru di sekolah tersebut bersama Sodman Kuriaskos Laia S.Pd,
selaku kepala sekolah baru menyampaikan bahwa RKB tersebut tidak layak digunakan sebagai ruang kelas karena terdapat banyak debu dan karena suhu panas.
“Kami khawatir terhadap anak-anak akan jatuh sakit akibat menghirup debu yang bertebaran di lantai. Mereka sering mengeluh tidak nyaman belajar karena kepanasan akibat plafon tidak dipasang.” Ungkapnya.
“Bangunan ini telah diserah terimakan kepada pihak sekolah pada saat Yurumina Waruwu masih menjabat sebagai kepala sekolah. Akan tetapi dia sudah pindah ke sekolah lain di SD Negeri Simandraolo, O’ou.
Beliau lebih paham akan situasi dan kondisi bangunan RKB tersebut. Baik tentang dana dan pelaksanaan pekerjaan maupun soal biaya yang telah dijalankan.” Tutur Binagari Gulo, sebagai guru olahraga.

Lebih lanjut, kepala sekolah menyampaikan bahwa atap dari pada RKB tersebut pernah terbuka dan terlepas akibat angin kencang.
“Atap pada bagian bawah terbuka dan terlepas dari jaringan yang dipasang.
Kami sudah melakukan pengrehapan dengan menggunakan seng baru.” Jelasnya.

“Sebagai kepala sekolah yang baru, saya masih kurang paham mengenai soal pembangunan RKB ini yang tampak masih belum selesai dan tidak layak untuk digunakan sebagai ruang kelas.
Apalagi persoalan mengenai lantai yang masih berdebu karena tidak dipasang keramik dan begitu juga mengenai plafon yang tidak terpasang.
Sebagian dinding bagian dalam belum diplaster, tembok luar dan dalam juga belum dicat.” Tambah kades.
“Semoga ada tanggapan dan perhatian dari pemerintah daerah melalui dinas pendidikan kabupaten Nias Selatan mengenai pembagunan RKB tersebut.” Harapnya.
Abi Halawa

