Aksi Demo di Mabes Polri Tuntut Reformasi Polri, Kapolres Jepara Bagian dari Tuntutan Demonstran

Jakarta, (Pena berlian Online) – Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Peduli Bangsa menggelar aksi unjuk rasa menuntut keadilan untuk Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (8/9).

Brigadir J merupakan korban penembakan Bhayangkara Richard Eliezer di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan pada Jumat (8/7). Mereka juga menuntut reformasi Polri.

Pantauan di lokasi, tampak massa aksi membawa sejumlah spanduk yang memuat tuntutan aksi tersebut. Di antaranya, Save Bharada E Jangan Korbankan Anak Buahmu, Keadilan Yosua dan Reformasi Polri.

Ditengah tengah pendemo ada juga peserta demo membawa subekan kardus bertuliskan ‘Pak kapolri pecat dan tindak Kapolres Jepara AKBP Warsono’. Namun, hujan deras yang mengguyur membuat massa memilih untuk berteduh di bawah kolong. Kendati demikian, sang orator terus berorasi di atas mobil komando.

Koordinator Lapangan Aliansi Peduli Bangsa Oscar mengatakan massa yang hadir merupakan gabungan beberapa elemen masyarakat dari Gerakan Rakyat Peduli Bangsa, dari Batak, Sulawesi Utara, Manado dan Pejuang NKRI.

“Kami dukung untuk menuntut keadilan yang nyata untuk kasus Brigadir Yosua dan untuk Bharada E sendiri anak buah dari Bapak Sambo yang dikorbankan,” ujar Oscar saat ditemui di lokasi.

Oscar mengaku pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kematian Brigadir J kepada kepolisian.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kepada perangkat hukum yang ada baik dari kejaksaan, hakim, polisi. Dalam hal ini juga kami menuntut Polri untuk mereformasi total institusi tubuh Polri,” ujar Oscar.

Oscar mengatakan tuntutan aksi hari ini meminta Polri mengusut tuntas kasus kematian Brigadir J.

“Kedua, reformasi total institusi Polri dan yang ketiga berikan keadilan kepada Bharada E sebagai anak buah dari Ferdy Sambo,” ujar Oscar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *