Sumatera Barat, (Pena Berlian Online) – Si jago merah mengamuk dan menghanguskan tujuh bangunan di SMKN 2 Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat beberapa hari lalu.
Api diduga berasal dari rumah dinas kepala sekolah dan merembet ke kantin dan gedung praktik (workshop).
Plt. Kepala SMKN 2 Lubuk Basung Daflis Eka Putra mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Adapun tujuh bangunan yang terbakar yakni rumah dinas kepala sekolah, kantin, gudang, dan empat unit workshop.
“Saat kejadian, dalam whorkshop ada dua unit mobil praktik dan satu unit chasis. Semuanya terbakar, tidak ada yang bisa selamat.
Total kerugian diperkirakan mencapai Rp3,5 miliar,” ungkap Daflis sembari menambahkan, kebakaran terjadi saat siswa sedang istirahat.
Kebakaran sempat membuat warga sekolah berhamburan karena panik. Asap hitam tebal tampak membumbung tinggi ke udara. Api yang dengan cepat membesar, tanpa ampun membakar rumah dinas, gedung praktek, dan kantin beserta seluruh isinya.
Untuk memadamkan api tersebut Damkar Agam mengerahkan empat unit armada. Selain personel damkar, proses pemadaman dibantu TNI, Polri, Satpol PP, PMI, pihak sekolah dan masyarakat sekitar SMK tersebut.
“Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian,” kata Kabid Damkar Agam, Arfi Yunanda.
Meski diduga api berasal dari rumah dinas kepala sekolah, namun belum diketahui penyebab munculnya api. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (Relmiwardi)

