Gowa, (Pena Berlian Online) – Sekolah Islam Unggulan Al-Fityan School Gowa, kembali melaksanakan Wisuda Akbar yang diikuti sebanyak 290 orang dari tingkat Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) sebanyak 107 orang, Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) sebanyak 122 orang dan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) sebanyak 61 orang. Program Takhasus ini sudah berjalan sejak 2015 yang melahirkan peserta didik penghafal Al-Qur’an.
Al-Fityan School Gowa yang telah melaksanakan Program Takhasus yang merupakan program wajib hafal Al-quran bagi para siswa yang berminat di bidang tersebut. Wisuda Akbar ke-VIII ini yang dilaksanakan di Phinisi Ballroom, Claro Makassar, Kamis (2/6/2022). Acara ini mengangkat tema “Bersama Al-Quran dan Ilmu Pengetahuan, Wujudkan Generasi Gemilang”. Al-Fityan School Gowa terus berkomitmen merealisasikan visi misinya membangun, membentuk, dan melahirkan generasi beriman yang menguasai ilmu pengetahuan dan mampu menghadapi tantangan zaman.
Bupati Gowa, Dr. Adnan Purichta Ichsan, S.H., M.H, saat memberikan sambutan pada Wisuda Akbar SIT Al-Fityan School Gowa di Phinisi Ballroom, Claro Hotel Makassar mengungkapkan sangat mengapresiasi eksistensi Al-Fityan School Gowa dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas sebagai calon pemimpin di masa yang akan datang.

Selain itu dia juga menyampaikan selamat kepada Al Fityan School Gowa yang terus menunjukkan eksistensinya hingga hari ini dan menyerahkan penghargaan kepada para siswa berprestasi dari SMAIT Al-Fityan School Gowa.
“Mudah-mudahan anak-anak yang diwisuda pada hari ini akan menjadi penerus di masa yang akan datang dan Pemerintah Kabupaten Gowa juga terus menggenjot sektor pendidikan di tengah keterbatasan anggaran akibat pandemi Covid-19. Sehingga dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama dari seluruh sektor untuk terus berkontribusi memajukan daerah dan bangsa yang lebih baik di masa yang akan datang.” ungkapnya.
Selain itu Direktur Yayasan Al-Fityan School Gowa, Muhammad Fauzi Rahman menyebutkan bahwa Tahun Pelajaran 2021/2022 ini terasa istimewa karena pada akhirnya pemerintah mengizinkan melakukan pembelajaran tatap muka langsung setelah hampir 2 tahun melaksanakan pembelajaran daring akibat pandemi Covid-19.
Ia juga mengungkapkan wisuda akbar ini diikuti siswa mulai dari tingkatan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT), Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) dan Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT). Nama Syauki Akifurahman yang berhasil menghafal 30 juz melakukan uji publik sebagai pembuktian hasil dari selama menimba ilmu di Al-Fityan School Gowa. (Heriyanto)

