Sintang, (Pena Berlian Online) – Struktur perekonomian pada tahun 2019 Kabupaten Sintang didominasi oleh tiga kategori ekonomi yaitu kategori pertanian yang memberikan kontribusi sebesar 21,66 persen, kategori perdagangan yang memberikan kontribusi sebesar 17,47 persen dan kategori konstruksi yang memberikan kontribusi sebesar 15,86 persen. Sementara sektor yang paling kecil sumbanganya yaitu pengadaan listrik dan gas sebesar 0,02 persen.
PDRB per kapita untuk mengukur tingkat kemakmuran masyarakat, salah satu indikator yang digunakan adalah PDRB per kapita, yaitu PDRB atas dasar harga berlaku dibagi penduduk pertengahan tahun. Pada tahun 2019 PDRB per kapita Kabupaten Sintang adalah sebesar Rp. 35,16 juta yang berarti rata-rata pendapatan satu orang penduduk Kabupaten Sintang selama setahun adalah sebesar Rp. 35,16 juta atau sebesar 2,93 juta per bulan.
Untuk lebih meningkatkan pendapatan per kapita, maka laju pertumbuhan ekonomi harus ditingkatkan dan sebaliknya laju pertumbuhan penduduk perlu untuk dikendalikan. Karena pada dasarnya laju pertumbuhan penduduk yang cepat akan berpengaruh terhadap pembangunan ekonomi terutama sekali terhadap perkembangan pendapatan regional.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan dan sebagainya. IPM dibentuk oleh 3 (tiga) dimensi dasar yaitu umur panjang dan hidup sehat; pengetahuan; dan standar hidup layak.(Muhammad Ardianto)

