Sulawesi Selatan ( PBO)-Personil Intel kodim Palopo dan Danramil 1403-05 mendatangi lokasi penemuan granat yang diduga masih aktif. Granat tersebut pertama kali ditemukan warga pada saat ke kebun, Warga yang menemukan Granat langsung melaporkan kepada Babinsa Koptu Darwin, Atas laporan itu Babinsa Darwin mengkoordinasikan penemuan tersebut kepada Kapten inf. Mika R Danramil 1403 – 05/Bastem, selanjutnya Danramil Bastem melaporkan hal tersebut kepada Letda inf. Aris Hasan Pjs. Pasi Intel Dim 1403/Palopo.
personil inteldim 1403/ Palopo. Yang menerima laporan tersebut langsung ke lokasi untuk mengetahui kebenaran nya Untuk menuju ke lokasi dipimpin Letda inf. Aris Hasan Pjs pasi inteldim 1403/Palopo bersama Danramil 1403-05/Basten Kapten Inf. Mika R dan personil Babinsa.
Setelah tiba di lokasi ternyata betul 2 unik Granat tersebut ditemukan pada tanggal 20/4/2022 sekitar pukul 16:21WITA. 2 granat tersebut berjenis nanas Tipe 5/PE dan 4/PE di temukan di dusun Pasang, Desa Lange, Kecamatan Bastem. Kabupaten Luwu provinsi Sulawesi Selatan, Warga yang pertama kali menemukan Granat langsung kaget, saya membersihkan kebun. Ketika saya menggali tanah untuk menanam cengkeh, tiba-tiba tidak sengaja menemukan benda berupa granat.
” warga yang menemukan 2 unik granat menjelaskan, setelah menemukan benda tersebut. Ia langsung. melaporkan kepada Babinsa, Setelah saya temukan benda itu saya melapor ke Babinsa,” ungkapnya
Atas laporan itu Babinsa Darwin mengkoordinasikan penemuan tersebut kepada Kapten inf. Mika R Danramil 1403 – 05/Bastem, selanjutnya Danramil Bastem melaporkan hal tersebut kepada Letda inf. Aris Hasan Pjs. Pasi Intel Dim 1403/Palopo.
Letda inf. Aris Hasan mengatakan setelah laporan itu, ia bersama pemilik kebun menuju lokasi,” Kami, bersama bersama Danramil 1403-05/Basten Kapten inf. Mika R, personil babinsa dan pemilik kebun mengecek kebenaran informasi tersebut,” katanya
Aris Hasan mengungkapkan jika 2 granat tersebut diduga masih aktif.“Karena granat diduga masih aktif, kami menghubungi Peltu Samsul Anggota Tim Harpal Palopo untuk menyerahkan dan mengamankan granat tersebut,” ungkap nya. (*).

