Bandarlampung (PBO)-Kwarcab Pramuka Kota Bandarlampung siap membantu program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 98 tahun 2017.
Hal tersebut disampaikan Ketua Kwarcab Pramuka Bandarlampung, Eva Dwiana Herman HN dalam sambutan Rapat kerja cabang (Rakercab) gerakan pramuka kwartir cabang Kota Bandarlampung tahun 2017 di Aula SMP 1 Setempat, Minggu (7/4).
Eva mengatakan, saat ini kampung peninjauan di kelurahan Sukarame sedang difokuskan dalam pembangunan desa wisata. Tentunya anggota pramuka turut serta ke lokasi untuk membantu TNI serta masyarakat berpartisipai dalam pembangunan desa wisata di tempat tersebut.
“Kami akan turun kesana, ikut serta membantu, seperti membesihkan sungai, mengecat rumah penduduk, kami akan turun juga,” ungkapnya.
Pramuka Bandarlampung pun menyambut baik pelaksanaan program TMMD, yang bekerjasama dengan Pemkot dan Dandim.
“Diharapkan dengan pembangunan ini, bisa mengembangkan potensi baru wisata di Bandarlampung. Tinggal bagaimana anggota kami (pramuka) untuk memotivasi masyarakat, dan membantu mengembangkan wisata baru tersebut,” katanya.
Dalam program kedepan, Ketua PKK Kota Bandarlampung ini, mengatakan untuk anggota pramuka disetiap kecamatan harus turun kelapangan, dalam rangka membantu program Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung.
“Saya tadi sudah bilang kepada anggota disetiap kecamatan, untuk turun ke lapangan, dalam rangka bersih-bersih, ataupun dialog dengan warga. Hal ini tak lain untuk mensukseskan program Pemkot yang kita ketaui berguna untuk warga Bandarlampung,” tandasnya.
Sementara itu, Plt Asisiten I Pemkot Bandarlampung, Sukarma Wijaya, yang mewakili Walikota Bandarlampung mengharapkan, program pramuka kedepannya terus bersinergi dengan program Pemkot.
“Seperti program TMMD yang saat ini sedang berjalan, tadi sudah dibicarakan agar Satgas pramuka anggota peduli, agar turun ke lapangan (kampung peninjauan) yang melibatkan unsur peserta didik. Satgas ini nantinya ikut berbaur dengan masyarakat dan para peserta TMMD dalam pelaksanaan pembangunan kampung peninjauan,” ucapnya.
Kepala Bappeda Kota Bandarlampung ini, mengatakan, kampung peninjauan nantinya akan dibuat destinasi wisata, dengan melakukan pengecetan warna-warni disetiap rumahnya, sehingga nantinya dijuluki sebagai Kampung Pelangi.
Tidak hanya pengecetan, Pemkot dan Dandim juga melakukan perbaikan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan dan pelebaran drainase.
“Diharapkan dengan adanya Kampung Pelangi ini, menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Bandarlampung,” pungkasnya. (*)
Sumber : TRANSLAMPUNG.COM

