Perangkat Kampung Kemu diduga mengintimidasi KPM BPNT

WayKanan, (PBO)- Perangkat Kampung Kemu diduga mengintimidasi KPM BPNT untuk Membelanjakan Uang Bantuan di warung Kepala kampung sendiri. Hal tersebut Disampaikan oleh salah satu warga kampung Kemu kecamatan Banjit kabupaten waykanan.

Salah satu warga mengatakan, setelah mendapatkan uang dari kantor pos pencairan ( BPNT ) di datangi oleh RT setempat yang di perintah oleh kepala kampung dan menyuruh membelanjakan uang tersebut ke warung kepala kampung

“Ya kami di datangi oleh rt kerumah dia bilang disuruh pak Rambat ( Kakam ) untuk membelanjakan uang dari pencairan BPNT sebesar Rp.400.000 ke warung pak kakam, kalau tidak mau membelanjakan akan di coret namanya dan enggak dapat bantuan lagi”ucap salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Jika ini benar yang dilakukan oleh Oknum kepala Kampung kemu tersebut.,ia telah melanggar nawa cita Presiden RI tentang bantuan sosial yang berbunyi “jangan ada yang berani main-main dengan bansos dan kebijakan menteri sosial Republik Indonesia serta menyalahgunakan wewenang” selaku Kepala kampung kemu, karena disenyalir mengharuskan keluarga penerima manfaat (KPM) membeli sembako di warung kepala kampung sendiri.

dengan nilai nominal uang untuk membeli sembako sebesar Rp. 400.000 (empat ratus ribu rupiah) per KPM BPNT.

Sementara RT 02 Kampung kemu Slamet membantah hal itu dan tidak menyuruh KPM untuk belanja kewarung Kakam.

“Iya saya diperintah kadus membagikan undangan untuk KPM mencairkan itu ( BPNT ) kekantor pos, tapi saya enggak nyuruh KPM untuk wajib belanja ke warung pak,”ucap Selamat RT02.

Namun pada saat tim media datang ke rumah atau warung kepala kampung yang di maksud, kepala kampung sendiri tidak ada di sana dan di hubungi via telpon pun tidak di angkat.

(Gbr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *