BANDARLAMPUNG (PBO) – Memprihatinkan, Kondisi Anjungan milik Pemkab Lampungbarat di komplek Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim Bandarlampung sangat kontras dengan anjungan milik kabupaten/kota lainnya dan tidak layak lagi diera maju seperti sekarang ini.
Bahkan layak disebut sebagai anjungan paling buruk, dan menyita perhatian yakni masalah desaign bangunan yang tidak menunjukkan khas daerah, tertinggal dari anjungan milik daerah lain yang berdiri megah di sekelilingnya.
Pantauan wartawan Media ini, Sabtu (30/10/2021) selain tampak kusam bangunan anjungan mulai mengalami kerusakan, seperti pada pagar dan Plafon bangunan, selain itu bangunan tersebut tampak tidak terawat selayaknya anjungan milik daerah lainnya.
Padahal lokasi bangunan anjungan milik Pemkab Lambar tersebut berada di titik strategis berada di persimpangan jalan, dan juga berdekatan dengan arena-arena olahraga.
Nurmansyah Yudian SPd, SH, yang juga Warga Lambar mengatakan, sempat meninjau kondisi bangunan anjungan Lampungbarat mengaku miris dengan kondisi anjungan milik Lambar tersebut. Ia berharap ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, sehingga tidak menjadi bahan olokan dari pengunjung.
“Sebenarnya keberadaan dari Anjungan ini bisa menjadi wadah untuk menghimpun pemuda maupun mahasiswa Lambar yang tengah menempuh pendidikan di Bandarlampung dalam rangka membantu pemerintah daerah dalam mempromosikan pariwisata, produk UKM maupun menjadi wadah mereka untuk meningkatkan kreatifitas contohnya di bidang seni budaya,” ungkap dia.
Sistem yang telah berjalan selama ini dalam pengelolaan anjungan tersebut perlu dirubah, sehingga azas manfaat akan lebih terlihat. Tidak seperti selama ini yang hanya ada orangnya saat ada kegiatan Pemda saja.
“Kemudian yang tidak kalah pentingnya adalah soal kondisi bangunan yang perlu dilakukan perbaikan, bahkan untuk desaign bangunan sangat tertinggal dari daerah lain, sehingga ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ucap dia.
“Kepada rekan rekan wartawan persoalan seperti ini jika diberitakan dan disebar luaskan termasuk kategori berita membangun, paham,” kata Yudian (ismail MB)

