PRINGSEWU (PBO) – Anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Pringsewu disinyalir tidak transparan.
Pasalnya, Kepala SMPN 4 Antonius Widi Asmoro saat dikonfirmasi mengelak adanya anggaran tahun 2020 untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler yang dianggarkan lumayan besar dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
“Di masa Pendemi kami tidak menganggarkan kegiatan ekstrakurikuler. Kalau kegiatan lomba ada di tahun 2020 tahap pertama seperti, kesenian tarik suara lagu daerah tingkat kabupaten itu tidak menang pak!, kata dia pada penaberlian.com, Jum’at (06/08/2021).
Dia menuturkan, untuk lomba lukis tingkat provinsi anak didiknya mendapatkan juara satu. Pialanya ada, kalau sertifikat dipegang murid. Dan untuk tahab dua dan tiga dirinya enggan menjelaskan lantaran lupa.
Pengembangan perpustakaan dengan anggaran di tahap pertama 2,885,000, tahap dua 103,056,400 dan tahap tiga 4,660,000 total anggaran sebesar 110,660,400 juta rupiah.
“Benar kalau itu, karena kalau untuk buku memang anggarannya besar pak. Kami juga sudah diperiksa inspektorat dan BPK,” ujar Antonius.
Diketahui, SMPN 4 Pringsewu menganggarkan kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler tahap I sebesar Rp 58,992,000, Tahap II 38,370. 000 dan Tahap III Rp 21,541,000 .dengan total anggaran 118,903,000 juta rupiah yang dianggarkan melalui dana BOS 2020.(Bambang)
Editor: Mancar

