PRINGSEWU (PBO) – Akibat penggalian pipa proyek PDAM Way Pagasan saluran drainase sepanjang kurang lebih 300 meter, di Pekon Sumber Bandung Kecamatan Pantura, Kabupaten Pringsewu, diduga merugikan keuangan negara.
Pasalnya, bangunan drainase yang dibangun berkisar satu tahun, oleh dinas PU setempat yang menelan biaya ratusan juta Harus rela hancur di akibat pengalian /pemasangan pipa jaringan air bersih milik (PDAM) Way Pagasan
Dari pantauan media ini, terlihat sebuah exsapator yang sedang bekerja ,untuk pengalian juga pemasangan pipa saluran air bersih milik PDAM.
Di lokasi Pengalian juga pemasangan pipa air bersih milik PDAM tepatnya di jalan Sumber Bandung media Penaberlian mengkonfirmasi pihak pengawas lapangan terkait penggalian juga pemasangan pipa air bersih yang merusak jaringan drainase. Menurut keterangan Ian yang merupakan pengawas lapangan dilokasi, dirinya hanya bekerja menjalankan perintah Humas PDAM, yang berinisial EW yang diduga oknum wartawan, Minggu (28/3/2021).
“Saya hanya di perintah pak untuk bongkar drainase ini, kalau gak dibongkar gak bisa digali yang perintah adalah Humas PDAM pak EW,” ungkap Ian.
Setelah pengalian juga pemasangan pipa, sesuai petunjuk Humas PDAM ,yaitu EW kata Ian, nanti drainasenya di perbaiki lagi. Coba bapak temui saja pengawas pengairan di lokasi pos way Pagaran.
“Saya hanya pengawas lapangan pak! coba temui saja Humas PDAM, atau pengawas perairan, di way Pagaran,” kilah Ian.
Ironisnya lagi, saat di hubungi via WhatsApp Kabid Bina Marga (BM) Fahmi mengatakan baru akan mengecek sedangkan pekerjaan lebih dari 300 meter Senin (29/03/2021).
Saat awak media menanyakan apa dari pihak PDAM meminta izin terlebih dahulu untuk perusakan drainase baik secara tertulis atau pun menghadap langsung dan anehnya lagi jawaban dari Fahmi selalu mengatakan belum bisa jawab dan berkali-kali mengatakan akan di cek dulu. (Bambang)

