Faktor Ekonomi Pandemi Covid 19 Lampung Kebanjiran Janda

Bandar Lampung, (Pena Berlian Online)- Faktor ekonomi dimasa pandemi covid 19 lampung kebanjiran janda pada bulan juli 2020 sedikitnya ada 5.648 kasus perceraian,hal ini disampaikan panitra pengadilan tinggi agama provinsi lampung ridwansyah,jumat (27/08/20) siang.

Ridwansyah mengatakan kepada tim duta news tv persoalan yang perlu diketahui seluruh masyarakat khususnya masyarakat yang ada di lampung dan beragama islam,selama ini semua orang hanya mengetahui pengadilan agama hanya mengatasi perceraian ,akan tetapi ada 30 wewenang yang di tangani pengadilan tinggi agama bandar lampung,salav satunya adalah hak asuh anak dan penetapan ahli waris ,adapun uud nomot 50 tahun 2009 yang berkaitan dengan pengadilan agama sangketa ekonomi syariah bagi umat islam dan apa bila ada sangketa hukum di dalamnya,bisa di ajukan ke pengadilan agama,Misalnya ada misbat nikah atau pengesahan nikah dan pembatalan nikah dll.

Kebanyakan dari masyarakat sekitar melakukan perceraian karena adanya masalah faktor ekonomi sebanyak 3.612 yang melakukan perceraian ,apa lagi di saat pandemi covid 19 ini banyak banget yang membutuhkan biaya.

Saat ini yang menonjol memang perceraian,perceraian memiliki 2 istilah yaitu talak ,talak tersebut dilakukan pihak laki laki (permintaan gugatan) sebanyak 1.566,yang kedua ada gugatan cerai yang biasa dilakukan oleh pihak wanita sebanyak 5.648 ,sering terjadi perceraian dilakukan oleh wanita di banding lali laki dan jumlah keseluruhannya ada 7.000 kasus lainnya

Dimasa pandemi dari bulan maret sampai juni semua pengadilan mengikuti intruksi dari pemerintah dan tetap melakukan protokol kesehatan dan pengadilan pun sempat di liburkan selama 2 bulan dan tidak menerima tatap muka ,pada saat ini pun kalau ingin melakukan perceraian butuh waktu 14 hari bila sesorg itu sedang di isolasi atau di karantina.

Selain dari itu ridwansyah menyampaikan harapan kepada tim duta news tv semoga kedepannya makin membaik dan sukses kedepannya

“Semoga tim duta lampung dapat sukses kedepannya dan lebih maju lagi,dan terimakasih atas sesi wawancaranya”,ujarnya (Mutiara hayani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *