Andi Irawan: Diduga DPMKK Tuba “Kongkalikong” dengan Oknum TPK Kampung

TULANGBAWANG (PBO) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Anti Korupsi (JAK) Koordinator Daerah Tulangbawang sudah mengirimkan surat klarifikasi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMKK) terkait Dugaan pembangunan Balai Kemasyarakatan dan Jalan Onderlagh yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Kampung Wira Agung Sari Kecamatan Penawartama Kabupaten Tulangbawang yang menyimpang dari bestek.

Namun hal ini sangat disayangkan oleh pengurus LSM JAK Tulangbawang, Andi Irawan, Pasalnya, setelah surat klarifikasi tersebut diberikan ke Dinas PMK Tulangbawang, penindakannya terkesan lambat.

Menurut Ketua LSM Jaringan Anti Korupsi (JAK) Koordinator Daerah Tulangbawang Andi Irawan Jaya mengatakan beberapa waktu yang lalu pihaknya sudah mengirimkan surat Klarifikasi ke DPMK Tulangbawang perihal temuan beberapa awak media dan Tim dari LSM JAK adanya dugaan pembangunan Balai Kemasyarakatan dan Jalan Onderlagh yang bersumber dari Dana Desa (DD) Kampung Wira Agung Sari yang sudah di tayangkan oleh beberapa media online.

“Ya pihak kami dari LSM JAK beberapa waktu yang lalu sudah mengikuti prosedur dari Dinas PMKK Tulangbawang dengan mengirimkan surat Klarifikasi. Namun kami sangat menyesalkan sikap mereka kurang respect. Terkesan sekali menyepelekan temuan kawan-kawan awak media dan Tim Investigasi LSM JAK, dan Diduga DPMKK Kongkalingkong dengan oknum TPK Kampung Wira Agung Sari,” jelas Andi, Sabtu (31/8/19).

Andi menambahkan, “Dinas PMKK Tulangbwang tidak transfaran dan terbuka dengan kami dari LSM JAK dan kawan media dalam menyikapi dugaan Mark Up anggaran dan penyimpangan teknis dalam pengerjaan pembangunan Balai Kemasyarakatan dan jalan Onderlagh, sangat terkesan sekali pihak dari DPMKK tidak ingin diketahui oleh LSM JAK dan kawan-kawan media, mereka kucing-kucingan turun ke lokasi pekerjaan di Kampung Wira Agung Sari, hal ini tentunya menimbulkan kecurigaan kami karena setelah kami mengecek kembali pekerjaan TPK Wira Agung Sari tersebut jalan onderlagh yang diperbaiki kurang lebih hanya 100 meter bagian depan, untuk kondisi selanjutnya pemasangan batunya masih tertidur dan tidak dipasang batu tepi kiri kanan jalan ukuran 20 cm,” cetusnya.

Masih menurut Andi, “kemudian untuk pembangunan Balai Kemasyarakatannya yang mengunakan besi 3 batang dan berukuran 8 inc kondisi sdh nol bata, sampai saat ini pihak Dinas PMK tidak membalas surat kami dan menunjukkan dokumentasi pembokaran pembangunan Balai Kemasyarakatan tersebut, hal ini tentunya menjadi suatu hal yang wajar jika kami curiga dengan pihak Dinas PMK Tulang Bawang ada kerja sama dengan pihak kampung untuk mencari keuntungan dari Dana Desa (DD) karena nampak sekali pihak Dinas PMK Tulang Bawang tidak berani bersikap tegas kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK),” ungkap Andi dengan nada bicara kecewa.

Kami sangat berharap, lanjut Andi, pihak terkait dalam hal ini Inspektorat Tulang Bawang bisa mengambil sikap terkait persoalan ini jika hal ini tidak di tindak tegas maka dari Kampung-kampung yang lain akan ikut-ikutan mencari keuntungan dari Dana Desa (DD),” pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *