Warga Way Huwi Geruduk Rumah Sakit Airan Raya

LAMPUNG SELATAN (PBO) – Warga RT. 23, RT. 16 dan RT.17 Desa Way Huwi Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan Mendemo Rumah Sakit Airan Raya yang berada dilingkungan Desa Setempat, Jum’at (28/6/19).

Mereka secara beramai-ramai menutup Saluran Air yang berasal dari sekitar Rumah Sakit Airan Raya yang Diduga menjadi penyebab Banjir saat musim penghujan.

Salahsatu perwakilan dari mereka Roni, mengatakan, bahwa mereka tidak pernah ada diberikan sosialisasi akan dibangunnya Rumah Sakit Airan Raya dan Menyetujui Surat Izin Lingkungan Pendirian Rumah Sakit tersebut. Yang mana, lokasi awal rumah sakit Airan Raya adalah areal persawahan yang menjadi areal resapan linkungan mereka.

“Kenapa saat ini areal seluas kurang lebih 3 hektare telah diurug dan berdiri Rumah Sakit Airan Raya, dan semua air curahan hujan dari bangunan dan halaman rumah sakit airan raya diduga telah dibuang kesaluran yang akhirnya saat hujan dengan debit yang begitu besar selalu membuat banjir dibeberapa lokasi di RT.16 dan RT.23 Desa Way Huwi,” Jelas Roni.

Lanjut Roni, setelah dari tahun 2015 awal Pembangunan Rumah Sakit Airan Raya sampai saat ini Pihak Rumah Sakit belum ada tindakan untuk mengatasi banjir.

“Dengan membuat Saluran dari hulu atau sekitar Rumah Sakit Airan Raya sampai ke hilir atau sungai buangan titik 0, sementara masalah perizinan lingkungan yang diduga ditanda tangani Palsu telah dilaporkan warga ke Pihaknya ke Mapolda Lampung.

Sementara, pihak Direktur Rumah Sakit Airan Raya, Dr. SURADI menemui warga dan berembuk di Masjid Nurul Amal yang dihadiri Pihak Polsek dan Sekertaris Desa Way Huwi, maka Pihak Rumah Sakit Airan Raya dituntut Tanggung jawab Akan masalah Ipal dan Amdal baik masalah air buangan dari Rumah Sakit ke Saluran yang telah lama dijanjikan dan diminta warga untuk membenahi semua surat Perizinan lingkungan dan izin Amdal yang ada. (Nizar)

Editor: Mancar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *