Lomba BBGRM dan BUMDES, Winarti: Melalui 25 Program Geliat Ekonomi Kampung Makin Mandiri

Tulang Bawang (PBO) – Bupati Tulangbawang Hj. Winarti SE MH menyambut tim Penilai Lomba Desa dan Kelurahan, bulan bakti gotong royong masyarakat dan lomba badan usaha milik desa (Bumdes) Tahun 2019, tingkat Provinsi Lampung. Acra digelar di Kantor Kampung Penawar Jaya Kecamatan Banjar Margo, Kamis (04/4/19).

Dalam kegiatan ini, Bupati Winarti turut didampingi sejumlah Kepala Dinas, dan nampak bersemangat menyambut Tim Penilai, antusias ini sebagai jawaban warga dalam menyiapkan Kampung untuk mengikuti perlombaan.

“Pak Yuda, pesan Ibu-ibu PKK kalau tidak dibantu mereka, tidak sukses acara pagi ini,” ujar Bunda sambil mengajak bercanda Ketua Tim Penilai, yang mana pula merupakan Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Drs. Yuda Setiawan, MM.

Masih menurut orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur ini, bahwa dengan 25 program unggulan pro rakyat Pemkab Tulangbawang, geliat ekonomi dan usaha di Kampung dapat semakin terlihat mandiri, hal ini karena disuport melalui Dana Desa dari Pemerintah Pusat yang sangat bermanfaat.

“Dalam penilai lomba Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Lampung ini, saya berharap kalau sesuai dengan hasil evaluasi, semoga bisa menjadi prestasi maksimal untuk masyarakat kami,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Ketua Tim Penilai sekaligus Kepala dinas PMD Provinsi Lampung Drs. Yuda Setiawan, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa, peran Kepala Kampung dalam mendorong peran serta dan partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pembinaan yang dilaksanakan di Desa/Kampung.

“Evaluasi perkembangan Desa/Kampung telah diatur dalam permendagri nomor 81 tahun 2015, evaluasi bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan status perkembangan serta tahapan kemajuan Desa/Kampung,” Terangnya

Lanjutnya, Salah satu tahapan dalam penilaian adalah lomba kampung dengan 3 bidang penilaian meliputi bidang pemerintahan, kewilayahan dan bidang kemasyarakatan dengan 69 indikator penilaian.

“Dari lomba ini diharapkan dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan masyarakat, peran aktif kemitraan masyarakat dengan pemerintah serta daya saing dan kreatifitas bagi pengelola badan usaha milik desa pada masing-masing desa,” Pungkas Kadis PMD Yuda Setiawan. (Mcr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *