Episode 11, LPAB Soyan : Kajagung Sudah Perintahkan Periksa Kakam Payungmakmur

Bandarlampung (Pena Berlian Online)- Oknum Kepala Kampung, Payung Makmur, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampungtengah, Zimamul Wafa, di laporkan oleh Lembaga Swadaya Masarakat (LSM) LPAB ke Kejaksaan Agung RI.

Laporan tersebut, menurut salah satu pengurus LPAB Lamteng, sofyan tertuang dalan surat, No.370/L/LSM-LPAB/Y/2019, Tanggal 10 Jnuari 2019.

“Kami telah melaporkan kepala kampung Payungmakmur, ke Kejaksaan Agung  dengan No.370/L/LSM-LPAB/Y/2019, Tanggal 10 Jnuari 2019,”tegas sofyan, melalui pesan singkat, pada Sabtu (23/3/2019).

Soyan menjelaskan laporan tersebut saat ini sudah mendapat tanggapan dari pihak Kejagung dan telah melayangkan surat kepada pihak Kejati Lampung pada tanggal 20 Pebfruari 2019.

“Dan sudah di kirim Kekajati Lampung oleh Kejagung dengan printah priksa Pada Tanggal 20 pebruari 2019 lalu,”ungkapnya.

Sofyan mengatakan, Laporan tersebut terkait dugaan  penyimpangan dana Alokasi Dana Desa dan Dana Desa, yang diduga dilakukan oleh oknum kepala kampung setempat karena terdapat kekurangan fisik volume pekerjaan dari yang seharusnya pada Tahun 2018 lalu.

“Selain itu, kami menduga Kakam telah melakukan pembodohan publik dan manipulasi data  laporan,”pungkasnya.

Terpisah, sejumlah masyarakat yang enggan ditulis namanya saat dikonfirmasi mengaku juga telah melaporkan dugaan korupsi Kepala Kampung setempat, ke Kapolda Lampung, Kajati, Polres Lampungtengah, Kejari Lamteng, Inspektorat, Bupati, Satgas Dana Desa RI atas dugaan pennyimpangan ADD dan DD Kampung Payung Makmur.

“Laporan kami atas dugaan korupsi yang telah dilakukan oleh sejumlah aparat kampung kami,”pungkas salah satu warga setempat pada Sabtu (23/2/2019).

Dikonfirmasi terpisah pula, dugaan kepemilikan harta yang begitu mengejutkan serta dugaan korupsi  juga diakui oleh salah satu warga Kampung Payung Makmur yakni, Suparno.

“Berita yang dimuat itu betul, cuma ada satu yang perlu diralat lagi kepemilikan sawah atas nama kakak iparnya dan kas masjid. Kas masjid dikelola oleh pak khoiri,”pungkas Suparno.(Team).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *