Jakarta, (PENA BERLIAN OPNLINE) — Aksi pembakaran bendera di Garut, Jawa Barat memicu reaksi warganet. Tagar #BubarkanBanser dan #KompakDamaiIndonesiaku ramai di linimasa pada pagi ini. Sebelumnya, sejumlah anggota Banser NU membakar bendera HTI. Pembakaran dilakukan Banser di Garut saat merayakan Hari Santri pada Minggu lalu.
Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan motif anggotanya di Garut membakar bendera yakni demi menghormati kalimat tauhid yang tertera pada bendera yang dibakar, daripada dibuang di tempat tak semestinya.Reaksi itu tak hanya memicu reaksi ormas lainnya, namun juga cuitan warganet. Sebagian mereka mengkritik aksi anggota Banser tersebut, walaupun ada pula yang menilai ormas itu adalah aset bangsa.
“Jadi menurut hemat kami hal tersebut tidak perlu dipermasalahkan, apalagi ditanggapi secara emosional dengan menggunakan kata-kata yang kasar seperti melaknat, mengatakan biadab dan menuduh seperti PKI,” ucap Zainut.Zainut menilai hanya akan terjadi kesalahpahaman jika kejadian tersebut dibesar-besarkan hingga menjadi polemik. Terlebih, katanya, Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas pun telah memberikan penjelasan terkait motif belasan anggota Banser membakar bendera HTI. (cnn)

