Bandar Lampung (Pena Berlian Online) – Wilayahnya yang strategis, Provinsi Lampung merupakan gerbang bagi provinsi lainnya di Sumatera. Wilayahnya yang juga dekat dengan Ibukota Jakarta, Lampung diyakini berpotensi menjadi zona ekonomi eksklusif.Hal ini diungkapkan Staf Ahli Sosial Politik Polri Irjen Pol Ike Edwin saat melakukan rembuk bersama tokoh masyarakat Lampung di Lamban Kuning Bandar Lampung, Minggu (14/10/2018) malam.
Di hadapan tokoh masyarakat yang terdiri dari pejabat dan wartawan ini, Dang Ike membahas bagaimana supaya lampung ini lebih maju mengigat lampung cukup sterategis dekat dengan Jakarta. Menrutnya Lampung sangat kaya dengan daerah pariwisata.“Ada Pahawang, Gigi Hiu, Teluk Kiluan dan tempat surfing di Tanjung Setia. Semua kendala ini terhambat karena pengelolanya belum maksimal, belum tercipta ekonomi kreatif. Perlunya nilai-nilai kearifan local. Idealnya pejabat publik lebih konsen promo tentang kekayaan dan budaya yang ada di Lampung supaya lebih terkenal di Nasional dan internasional,” ungkapnya.
Dia menambahkan, dengan potensi dan kekayaan yang dimiliki, tidak menutup kemungkinan Lampung menjadi zona ekonomi eklusif. “Bukan tidak mungkin jika disini dibangun zona ekonomi eklusif sebagai penunjang kegiatan ekonomi ibukota,” ujar Dang Ike.
Dijelaskan mantan Kapolda Lampung ini, begitu dekatnya jarak Lampung ke Jakarta. Bandara Raden Inten ke Suta 250 km. Ketapang Lamsel ke Tanjung Periok 170 km dan Bakaehuni Merak 39 km. “Lampung sangat berpotensi membangun zona ekonomi ekluksif sebagai penunjang ekonomi ibukota yang kini sudah padat dan komplek,” imbuhnya.Diungkapkan Perdana Menteri Kerajaan Adat Lampung Skala Beghak ini dengan adanya zona ekonomi eklusif di Lampung. Tentunya dapat meningkatkan PAD yang jelas berdampak meningkatkan kesejeteraan masyarakat setempat.(*)

