GUNUNG SUGIH,(PENA BERLIAN ONLINE) – Pesta demokrasi pemilihan gubernur lampung disambut sukacita oleh seluruh masyarakat Lampung tidak terkecuali bagi warga binaan pemasyarakatan yang sedang menjalani pidana di dalam lapas.
Para narapidana juga berhak menyalurkan hak pilihnya untuk menentukan gubernurnya lima tahun kedepan.Demikian disampaikan Kepala Lapas Gunung Sugih, Syarpani saat menerima logistik pilkada di Aula Lapas, Rabu, 26/6.
Syarpani menyampaikan bagi yang dapat memberikan hak suara, para Napi merasa gembira.”Pada hari Rabu, 27/6 dilakukan pencoblosan juga di dalam lapas, ada satu TPS disini. Para Napi merasa senang bisa menyalurkan hak pilihnya”, ungkap Putra Way Kanan ini melalui rilis.Pria penggemar budidaya ikan dalam lapas ini menyampaikan bahwa disamping senang, mayoritas napi merasa sedih karena tidak semua bisa memilih dikarenakan terkendala aturan harus memiliki E KTP.
” Dari 600 Napi/ tahanan yang diusulkan ke Komisi Pemilihan Umum sebagai DPS, setelah dilakukan perekaman oleh dukcapil, tercatat hanya 85 Napi yang mempunyai E KTP dan ditetapkan sebagai DPT”, ungkap Syarpani.Syarpani berharap agar pelaksanaan pilkada dapat terlaksana aman dan tertib, siapapun yang menjadi pemenang kita terima dengan lapang dada. (trb)

