JAKARTA, (PENA BERLIAN ONLINE) – Zubaidi, warga Yogyakarta ini adalah salah satu manusia jujur di Indonesia. Pria yang sehari-hari hanya bekerja sebagai pemulung itu telah berulang kali menemukan uang di tempat sampah, namun selalu diserahkannya ke pihak kepolisian.Zubaidi hanya tinggal di kamar kosan di Yogyakarta. Meski tak punya rumah, namun ia tak gelap mata saat menemukan uang Rp20 juta ketika memulung. Hasil temuannya itu langsung diserahkannya ke polsek terdekat.
Aksi jujur pria yang telah lima tahun ditinggal wafat istrinya tersebut terkuak saat Ketua Umum KADIN Rosan P. Roeslani menyampaikan sambutannya di acara buka puasa keluarga besar Kadin Indonesia di Hotel Raffles, Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.Dalam acara yang bertemakan ‘Tabah, Jujur, dan Setia‘ itu, KADIN Indonesia menilai kejujuran dari Zubaidi merupakan gambaran nyata yang harus dicontoh keluarga besar KADIN. “Tentunya tabah, jujur, setia ini relevansinya masih sangat kuat sampai saat ini dalam dunia usaha dan juga dalam kita menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar Rosan.
Rosan kemudian mengajak Zubaidi untuk naik ke atas panggung. Sebab, pria yang mulai memasuki usia senjanya itu tak hanya sekali dalam mengembalikan uang temuannya itu.”Tetapi yang luar biasa Beliau (Zubaidi) ini, Bapak Presiden, Beliau ini baru menemukan uang di tempat sampah di jalan, Rp20.160.000 dan dikembalikan. Karena tidak tahu punya siapa dikasih ke polsek. Alhamdulillah 2 hari kemudian yang punya datang ke polsek dan duitnya bisa kembali,” tutur Rosan.
Tapi ternyata, lanjut dia, itu bukan kali pertama Zubaidi menemukan uang. Sebelumnya, Zubaidi juga pernah menemukan uang sebesar Rp4,5 juta, Rp5 juta, dan Rp10 juta. Kemudian, ia juga menyerahkannya kepada Polsek terdekat.”Kita semua perlu belajar dari Beliau. Tidak hanya uang, SIM dan STNK juga dikembalikan ke rumahnya bila Pak Zubaidi mengetahui alamat rumahnya,” lanjutnya.
Di sela-sela sambutannya itu, Rosan menanyakan apa keinginan Zubaidi lantaran tengah berhadapan dengan Presiden Jokowi. Zubaidi mengaku hanya ingin berjabat tangan dan berfoto dengan Kepala Negara. “Saya hanya minta ingin jabatan tangan dengan Presiden dan difoto bersama-sama,” jawab Zubaidi.Usai turun panggung, Paspampres langsung menghampiri Zubaidi dan diarahkan agar dapat bertemu Presiden Jokowi untuk berjabat tangan dan berfoto bersama.
Selain berjabat tangan dan berfoto bersama, Zubaidi diketahui menerima hadiah uang sebesar Rp50 juta dari KADIN dan Rp50 juta lainnya dari Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang tersentuh dengan kisah kejujuran dari Zubaidi.Tak sampai di situ, keluarga besar KADIN juga berjanji memberikan hadiah berupa sepeda motor kepada Zubaidi lantaran sehari-harinya memulung hanya bermodal gerobak serta tidak pernah memakai sendal saat berjalan kaki puluhan kilometer dalam mengkais sampah yang masih bisa dijual kembali. (okz)

