Panwaslu Pringsewu Telusuri Bagi-bagi Kambing dan Ayam

PRINGSEWU, (PENA BERLIAN ONLINE) – Panitia Pengawas Pemilu Pringsewu menelusuri dugaan politik uang dalam pembagian hewan ternak kambing dan ayam.Penelusuran ini menindaklanjuti informasi awal yang masuk serta laporan warga.Dari informasi awal yang masuk, Panwaslu Pringsewu mendapat keterangan mengenai pembagian kambing dan ayam oleh Badan Amil Zakat Nasional. Lokasinya di Desa Banyu Urip, Kecamatan Banyumas, Pringsewu, Jumat (25/5/2018) pekan lalu.

Ketua Panwaslu Pringsewu Aziz Amriwan mengungkapkan, pihaknya telah menelusuri pembagian kambing dan ayam tersebut sebelum laporan warga masuk.”Kami masih dalam penelusuran informasi awal,” kata Aziz melalui ponsel, Rabu (30/5/2018).Pihaknya sudah mengetahui ada warga yang melaporkan dugaan politik uang Pilgub Lampung 2018 dalam pembagian hewan ternak.

Pelapor menyebut pembagian kambing dan ayam itu terkait kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung nomor urut 1 M Ridho Ficardo-Bachtiar Basri.”Saya baru dapat informasi dari staf. Tapi, pelapor sedang melengkapi syarat formil dan materilnya. Pelapor, katanya, mau datang lagi. Kalau (laporan) sudah teregistrasi, ya Panwaslu tentunya wajib menindaklanjuti laporan tersebut,” jelas Aziz.

Panwaslu Pringsewu pun telah mengagendakan klarifikasi kepada ketua Baznas Lampung. Jadwalnya pada Kamis (31/5/2018).”Kami terus pelajari dengan meminta keterangan dari tuan rumah. Besok (Kamis) ke ketua Baznas. Dan, keterangan pihak lain yang ada di tempat acara,” kata Aziz.Panwaslu Pringsewu sebelumnya mengagendakan klarifikasi kepada ketua Baznas Lampung pada Rabu.

“Ketua Baznas sudah terjadwal besok (Kamis) siang di kantor (Panwaslu) untuk permintaan keterangan. Tadinya kami undang hari ini (Rabu), tapi beliau berhalangan dan minta reschedule (penjadwalan ulang),” jelas Aziz.Liaision officer atau penghubung Ridho-Bachtiar, Levi Tuzaidi, membantah agenda pembagian kambing dan ayam oleh Baznas itu berkaitan dengan pemenangan Ridho-Bachtiar.”Kegiatan itu tidak ada kaitan sama sekali dengan kegiatan tim pemenangan,” ujarnya melalui ponsel.

Levi menjelaskan, kambing dan ayam bukanlah bahan kampanye. Karena itu, pihaknya tak mungkin membagikannya saat kampanye.”Mungkin atau tidak, ada calon bagi-bagi kambing? Coba hitung harga kambing, kemudian apa dampak politisnya bagi calon. Sesuai atau tidak?” kata Levi.”Harga kambing paling murah Rp 2 juta, lalu calon bagikan kepada satu orang. Kan mending beli dan bagi-bagi sarung, banyak warga yang kebagian,” sambungnya.

Ketua Baznas Lampung Machfud Santoso membantah kegiatan Baznas itu terkait dengan cagub tertentu.”Itu bohong dan fitnah besar, yang katanya Pak Ridho kasih kambing. Kalau tuduhan itu benar, Panwaslu pasti sudah panggil saya. Tapi ini kan tidak,” ujarnya via ponsel.
Pembagian puluhan ekor kambing, ratusan ekor ayam, serta sayur mayur, menurut Machfud, berlangsung pada tahun 2017.”Program itu semata bertujuan menyalurkan bantuan kepada fakir miskin,” katanya.

Pelapor Sebut Ada Unsur Kampanye

Seorang warga mengatasnamakan Masyarakat Peduli Lampung, Aris Dharmono, melaporkan Ketua Baznas Lampung Machfud Santoso ke Panwaslu Pringsewu. Aris juga melaporkan calon gubernur Lampung petahana nomor urut 1 M Ridho Ficardo.Dalam laporannya, Aris menyebut adanya kegiatan pembagian kambing dan ayam kepada warga di Desa Banyu Urip, Kecamatan Banyumas.

Setiap warga, beber dia, mendapat dua ekor ayam serta lima ekor kambing untuk setiap kecamatan.Aris menyatakan pembagian hewan ternak itu mengarah pada kampanye Ridho- Bachtiar.Pasalnya, sebut Aris, Machfud Santoso terindikasi sebagai salah satu ketua jaringan relawan Ridho-Bachtiar.

“Atas keterangan beberapa saksi, kami melaporkan Ridho Ficardo dan Machfud Santoso karena tindakannya (terindikasi) melakukan upaya money politics, dengan membagikan hewan kepada warga yang sudah menyerahkan KTP kepada relawan Ridho,” papar Aris melalui rilis, Rabu (30/5/2018).

Aris, yang mengaku menghimpun keterangan dari beberapa saksi, menyatakan adanya pengumpulan massa dan unsur kampanye dalam acara pembagian hewan ternak tersebut.”Mereka menggunakan istilah akan ada pembagian zakat dari cagub nomor 1,” ujar Aris seraya menyebut di lokasi acara terdapat alat peraga kampanye Ridho-Bachtiar.(trb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *