MESUJI (PENA BERLIAN ONLINE) — Pelepasan siswa TK Dharma Wanita, Simpangpematang, Mesuji, berlangsung meriah. Acara diisi dengan berbagai pertunjukan dari siswanya. Mulai dari baca puisi, modern dance, baca doa, dan tari daerah, Senin (7/5/2018).
Menurut Kepala TK Dharma Wanita, Rodiah, sebagai TK tertua di Mesuji, pelepasan siswa ini adalah yang ke- 35. Selain itu, dalam acara perpisahan/pelepasan siswa tersebut dijadikan momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional. Dengan menjadikan literasi sebagai temanya. “Dengan momentum pelepasan ini, kita tingkatkan peran serta orang tua untuk gerakan membacakan buku untuk anak agar menumbuhkan gemar membaca sejak dini,” ujarnya. Salah satu orang tua siswa, Santoso, mengatakan sangat terkesan dengan acara tersebut.
Karena melihat anak-anak diasah kemampuannya untuk tampil didepan publik. Selain itu dengan menggunakan pakaian adat daerah bisa mengenalkan kebudayaan dan adat istiadat daerah. “Jadi, anak-anak usia dini dapat mengenal keberagaman budaya Indonesia. Mudah-mudahan dengan hal ini, bisa menanamkan dalam diri mereka bahwa perbedaan budaya adalah anugerah. Dan perbedaan itu justru mempersatukan bangsa Indonesia.
Karena kita tahu menjadi satu (unity) itu, bukan menjadi sama atau seragam(uniform),” ujarnya. Namun dari semua acara tersebut, disayangkan tidak satupun undangan baik dari pejabat tingkat desa, kecamatan, bahkan Dinas Pendidikan Mesuji yang hadir. “Memang kurang peduli. Pejabat itu kalau ada maunya saja mau libatkan anak-anak. Kalau acara seperti ini mana ada yang peduli,” ujar Haryo, salah satu orang tua siswa.(lpc)

