WAY KANAN (PENA BERLIAN ONLINE) – Terkait informasi tentang kepala kampung Purwa Negara Kecamatan Negara Batin Kabupaten Waykanan, Sutrisno, yang diduga telah menggelapkan gaji perangkat kampungnya sejak tahun 2017 lalu.
Bupati Waykanan, Raden Adipati sudah mengetahui Perihal tersebut, bahkan ia sudah beberapa kali memerintahkan camat Negara Batin untuk memanggil Sutrisno terkait persoalan itu.
“saya sudah perintahkan camat untuk memanggil dia (Sutrisno) tapi gimana, camat aja bingung mau nyarinya kemana no HPnya aja nggak ada yang aktif, susah bener mau nemuin dia itu, jangankan masyarakat, Saya aja Susah mau manggil dia,” Kata Adipati saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (26/4).
Selain itu, Lanjut Adipati, Sesegera mungkin dia akan memanggil Sutrisno secara pribadi untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi, karena menurut nya, Sutrisno merupakan orang yang berkinerja bagus dan jauh sebelum Sutrisno menjadi kepala kampung Adipati sudah mengenalnya.
“saya juga heran kok dia sampai kayak gitu, kasian juga perangkat kampung kalau belum dibayar gajinya, maka nya saya segera panggil dia secara pribadi dulu apa yang sebenarnya terjadi dan ada masalah apa sebenarnya, karena dia itu bagus kerjanya saya tau sebelum menjadi kepala kampung,” Tambah Adipati.
Diberitakan sebelumnya oleh Penaberlian.Com, bahwa ketua RW 2 dusun Purwa Bakti Kampung Purwa Negara, Istamar, telah membuat surat pernyataan terkait gajinya yang belum dibayar oleh Sutrisno sejak bulan Juli tahun 2017 lalu. Bahkan selain Istamar, seluruh gaji perangkat kampung tersebut juga belum dibayarkan dan diduga telah digelapkan oleh Kepala kampung, hingga kini Sutrisno tidak dapat di temui dan di hubungi, tanpa memberikan keterangan pasti kapan gaji tersebut akan dilunasi. (Alex)

