Pemalang, (Pena Berlian Online) – Upacara adat leluhur, ruwat bumi yang dipusatkan di Balai Desa Datar Kecamatan Warungpring Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Jum’at (18/8/22)
Menurut Ketua Panitia Ruwat Bumi, Tumanto menyampaikan dengan rinci tujuan ruwat bumi. “Dengan ruwat bumi ini kita berharap kepada Gusti Allah agar bumi kita tetap gemah ripah loh jinawi kerta raharja. Artinya dengan kesuburan bumi kita dan menghasilkan berbagai tanaman, yang pada akhirnya membuat hidup serba kecukupan dan damai, setelah 13 tahun tak ada ruwatan dan baru kali ini diadakan ruwat bumi Desa Datar,” ungkapnya dalam sambutan pembukaan.
Pada mulanya, ruwat bumi ini menjadi kegiatan rutin tahunan warga Desa Datar. Tujuan untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar semua hasil bumi dijauhkan dari segala hama, tanaman tumbuh subur dan hasilnya baik, membuat masyarakat hidup sejahtera dan bahagia, demikian disampaikan oleh Kepala Desa Katam (2019-2024).
Pada malam hari (19/8) diadakan Pagelaran Wayang Golek semalam suntuk oleh dalang Ki Carito dengan lakon Kanjeng Sunan Kalijaga. Ki Carito merupakan dalang kondang yang berasal dari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Dalam ruwat bumi tersebut hadir Pemdes Datar dan warga desa yang meliputi BPD, Karangtaruna, PKK, RT, RW, Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tamu undangan, untuk menyaksikan jalanya ruwat bumi.
(Muchlasin)

