PESAWARAN, (PBO): Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Pesawaran membuka pendaftaran Taruna Akpol, Brigadir dan Tamtama Polri.dan Hal itu tertuang dalam surat Kapolri yang beredar pada 24 Maret 2018 lalu.
Dan di dalam pembukaan tersebut dari pihak Polres mengimbau kepada warga masyarakat agar jangan mempercayai jasa calo yang memanfaatkan situasi ini,yang jelas rekrutmen anggota Kepolisian Republik Indonesia, baik Taruna Akpol, maupun Brigadir dan Tamtama, tidak dipungut biaya,jelas nya.
Dan Untuk Panitia menyeleksi berkaitan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam artinya betul-betul memilih anggota Polri yang berkualitas juga mempunyai potensi, calon peserta didik dan harus memiliki kondisi kesehatan-fisik yang bagus, dan kuat mental nya,Jelas Kapolres Pesawaran, AKBP Syaiful Wahyudi S.Ik, MH melalui Kepala Bagian Sumda Polres Pesawaran Kompol Sunaryadi Hidayat Hutasuhut selaku Ketua Panitia Penerimaan Calon Polri, Rabu (28/3).
Dan Terkait pendaftaran Taruna Akpol, Brigadir dan Tamtama Polri tersebut, ia menjelaskan bahwa telah mensosialisasikan informasi ini ke pelajar SMA sederajat dan masyarakat luas,
Untuk Persyaratan utama kususnya, Taruna Akpol juga Brigadir adalah Warga Negara Indonesia berusia 17 sampai 21 tahun, dan untuk Tamtama berusia 17 sampai 22 tahun dan di balik persyaratan lain, tentunya juga harus memenuhi aspek penampilan fisik yaitu Untuk taruna Akpol minimal 165 cm dan untuk taruni 163 cm dan untuk Brigadir pria tinggi badan 165 cm dan untuk wanita 160 cm, sementara untuk Tamtama tinggi badan minimal 165 cm,
Selanjutnya untuk calon Taruna Akpol maupun Brigadir dan Tamtama yang masih duduk di kelas 3 SMA, disamping raport terakhir juga memiliki surat rekomendasi dari Kepala Sekolah yang bersangkutan. Sementara rata-rata nilai untuk Akpol dan Bintara 70.00, untuk Tamtama cukup memiliki izajah tanpa standar nilai tertentu.
Untuk itu Calon yang memenuhi persyaratan ini nanti akan melalui tahap seleksi sesuai kuota yang dibutuhkan, untuk Bintara menerima 8000 calon Polki dan 400 calon Polwan dari seluruh Indonesia dengan rencana pendidikan 7 Bulan, ungkapnya.(Deva)

