Episode: 9 Inspektur dan Inspektorat Diduga Tak Mampu Berbuat Banyak Mengenai Kasus Dinkes Lamtim

Lampung Timur(PBO)- Menyikapi adanya kasus dugaan  pungutan liar (pungli) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Timur yang kini sedang ditangani oleh polda Lanpung , Inapektur dan  Inspektorat Kabupaten setempat  diduga tak mampu berbuat banyak untuk memanggil dr. Evi Darwati selaku Kepala Dinas Kesehatan Lamtim dalam hal kedisiplinan.

hal tersebut dikarenakan, Sejak mencuatnya kasus dugaan pungli yang di duga dilakukan oleh oknum pegawai Dinkes Lamtim berinisial R, dr. Evi Darwati .Mars selaku kepala dinas sudah beberapa hari ini tidak diketahui keberadaannya.

Inspektur  Inspektorat Daerah bumeivtuah bepadah Lamtim Drs.A. Nurdin S ifrizal.MH mengatakan, pihaknya kesulitan mencari keberadaan Kadinkes Lamtim dr. Evi Darwanti. Ia pun memberi alasan untuk sementara ini pihaknya hanya sebatas menunggu.

“Kita juga bingung mau cari kepala dinasnya kemana? Nomor HP (hand phone-red) sudah tidak aktif. Jadi kita sementara ini menunggu dan melihat,” ucap Nurdin diruang kerjanya, Kamis (15/6).

Sambungnya, sementara untuk oknum pegawai Dinkes yang terlibat dugaan pungli, sejauh ini pihaknya hanya sebatas menunggu kepastian hukum terhadap oknum pegawai yang berinisial R ini, karena saat ini pihaknya belum menerima laporan dari pihak kepolisian apakah oknum tersebut sudah ditetapkan tersangka atau belum.

“Kita masih menunggu kepastian hukum dari pihak Polda apakah R ini sudah ditetapkan tersangka apa belum, jika memang telah ditetapkan tersangka maka R akan kita komunikasikan dengan pihak BPPKD untuk ditindak lanjuti statusnya sebagai PNS yang bermasalah.”Tegasnya

Lebih mirisnya, pihak Inspektorat dalam hal ini inspektur baru mengetahui adanya dugaan perbuatan  yang diduga melanggar hukum yang terjadi di Dinas Kesehatan Lamtim. Dengan alasannya, “kasus ini baru saya ketahui dari media hari ini,” ucap Nurdin saat dikonfirmasi  beberapa media diruang kerjanya.

Ditempat terpisah Ketua LSM Gerakan Cinta (Genta) Lamtim Fauzi Ahmad menyayangkan atas Keterlambatan Inspektorat Lamtim untuk ikut serta mendalami keberadaan Kadis Kesehatan.“Seharusnya  inspektur dan Inpektorat daerah kabupaten Lamtim cepat tanggap dengan kasus ini, karena Inspektorat merupakan pengawas Aparatur Sipil Negara dilungkungannya. Jadi apa yang akan dilakukan pihak Inspektorat terhadap dr Evi yang sudah berhari hari tidak menampakan batang hidungnya. Apakah Kadis Kesehatan ini dibiarkan begitu saja?,” tanya Fauzi.

Timbul sebuah pertanyaan dalam benak kita ,mengapa inspektur  inspektorat daerah kabupaten setempat  belum memerintahkan personilnya  untuk membuat surat panggilan  resmi yang ditujukan kepada kepala dinas kesehatan dr.evy darwati .mars   yang dialamatkan  dialamat kediamannya .Klinik Vita medika Jalan lintas timur desa mataram baru kecamatan Mataram baru Lamtim.  Beberapa bulan lalu bupati lampung  timur  di aula atas pemkab setempat melantik dan mengukugkan tim saber pungli Lampung timur yang keanggotaannya  para pejabat teras pemkab setempat dan unsur forkopimda,tapi mengapa justru  saat ini . Para pejabat dilingkup pemkab Lamtim diduga masih saja sering melakukan pungli

,tidak menutup kemungkinan apa yang terjadi di kantor dinas kesehatan setempat  diduga juga terjadi pada SKPD lainnya yang ada dilamtim  terutama di SKPD atau dinas yang  mengelola / ada proyek fisik dll baik yang dibiayai oleh APBD/APBN (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *