TULANG BAWANG, (Pena Berlian Online) – Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang dalam hal ini dinas terkait terkesan seolah-olah tutup mata menyikapi persoalan iuaran bulanan (SPP) yang diduga terjadi SMA Negeri 01 Rawajitu Selatan.
Kepala SMA Negeri 01 Rawajitu Selatan, Nurjanah, saat hendak dikonfirmasi oleh team media ini, sampai berita diturunkan belum bisa ditemui. Ketika dihubungi lewat via phone untuk diminta keterangan terkait iuran bulanan siswa-siswi dirinya enggan menjawab. Bahkan Nomor HP salah satu Team Pena Berlian.com diduga langsung di blokir oleh oknum kepala sekolah tersebut.
Senin, (28/03/22)
Bukan hanya itu, oknum stap dan dewan guru SMA Negeri 01 Rawajitu Selatan sebut saja (D) diduga melakukan penekanan kepada siswa-siswinya untuk tidak memberikan informasi dan mengecam keras tidak di izinkan untuk kenal dan membeberkan informasi dugaan terkait iuaran bulanan (Spp) melalui chating group siswa – siswi dan dewan guru.
Salah satu Team Pena Berlian.com terus berupaya mendapatkan informasi via phone, Nurjanah sempat menjawab, namun ketika salah satu team menyebutkan dari awak media dirinya spontan menjawab,
“Maaf saya masih beres-beres untuk persiapan Yasinan”, jawab Nurjanah.
Sertamerta menutup hanphone.
Salah satu wali murid berinisial HNS (35) melalui awak media ini berharap kepada pemerintah daerah khususnya dinas terkait kiranya dapat memberikan sanksi dan memberhentikan praktek pungutuan liar yang sudah berlangsung dan dialami wali murid sejak 2021 – 2022.
Menanggapi persoalan ini, patut diduga oknum kepala sekolah beserta stap dan dewan guru SMA Negeri 01 Rawajitu Selatan kurang mengetahui tugas pokok pers/jurnalistik. Hal ini tercermin dari prilaku yang mengartikan awak media seperti momok bagi mereka. (Rept: Andre)

