Diduga melakukan Malpraktil hingga membuat kehilangan nyawa, RS H Kamino di laporkan ke polisi

WayKanan, (PBO)- Rohani melayangkan laporan atas dugaan kelaain tim medis rumah sakit Haji Kamino Baradatu atas operasi mata ikan dan membuat anak gadis Happy Sasmita Meninggal dunia.“Saya sudah menjalani pemeriksaan di Unit Tipiter, dengan laporan dugaan adanya kelalaian dalam penanganan dokter di Rumah Sakit Haji Kamino saat operasi mengangkat mata ikan di kaki anak saya, yang membuat anak saya meninggal dunia,” ujar Rohani.

dikonfirmasi usai memberikan laporan. Rohani menjelaskan, banyak hal tidak biasa yang dialami anaknya pasca operasi. Dimana anaknya mengalami sakit pinggang, serta hidung, mulut seperti memar dan buang air besar mengeluarkan darah.
“Operasi itu dimulai, Rabu (23/2/2022) sekira pukul 05.00 WIB, keluar dari kamar operasi pukul 06.00 WIB, dan pukul 09.00 WIB anak saya baru siuman.

Setelah itu anak saya mengalami mual, muntah, sakit pinggang, dan sakit perut selama 2 hari 2 malam. Selanjutnya anak saya divonis sakit batu empedu oleh dokter mendengar itu, saya langsung minta dilakukan USG oleh dokter spesialis kandungan namun hasilnya tidak ada penyakit batu empedu dan semuanya normal. Lalu kami diberi obat penghilang nyeri oleh pihak rumah sakit,” ulasnya.

Pada Sabtu (26/2/2022), anaknya divonis gagal ginjal dan harus dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Bunda Lampung Tengah untuk cuci darah. Tapi ia menolak, karena anaknya tidak ada riwayat penyakit tersebut.

“Kami memutuskan untuk pulang dan menjalani rawat jalan. Lalu selama 4 hari kami di rumah, di seluruh badan anak saya muncul bentol merah, setelah itu anak saya mimisan, buang air besar darah dan bagian mulut melepuh sampai ke lidah. Setelah itu pada hari Selasa 08 Maret 2022 pukul 15.00 WIB sore anak saya meninggal dunia,” jelasnya.

Sementara pihak rumah sakit Haji kamino hingga saat berita ini terbit, belum dapat memberikan keterangan.

(Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *