BREBES ( PBO)– Anom Panuluh Aktifis Kesehatan Brebes menyoroti soal adanya acara Bintek yang cenderung menghambur hamburkan uang negara. Pasalnya disaat dirinya belum tuntas perjuangkan anggaran pasien miskin Non JKN PBI tapi satu sisi ada kegiatan yang mestinya bisa di laksanakan dengan sederhana malah cenderung berpesta dengan menghabiskan anggaran milyaran.
Hal ini disampaikan oleh Anom Panuluh Saat Pembahasan internal solusi perjalanan Dana Jamkesda pada Senen sore (14/02/2022) di Kantor E’O Ne’ Jalan Tentara Pelajar Kel.Limbangan Kulon Brebes.
“Jangan pesta diatas derita fakir miskin, Jamkesda tidak dianggarkan tapi peserta Bintek malah dapat uang lelah” ungkapnya pada Pena Berlian.
Seperti yang banyak diberitakan bahwa Pemda Brebes 7 Februari 2022 Minggu kemarin melaksanakan bimbingan teknis pengoperasian aplikasi rencana kegiatan dan anggaran sekolah (Arkas) dan bintek manajemen rencana kegiatan dan anggaran sekolah (Markas) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes di Hotel Lorin Solo
Yang menarik perhatian Anom ialah adanya satu peserta yang mengaku mendapatkan uang lelah dari panitia penyelenggara.
“Saya diberi uang lelah, untuk nilainya saya tidak mau menyebutkan,”ujar Endah, salah satu peserta dari Korwil Larangan saat dihubungi melalui Whatsapp, Selasa (15/2/2022).
Ia mengaku berangkat pada Tanggal, 9 Februari 2022 bersama dengan rombongan Korwil Larangan. Selama disana, lanjut dia, ia mengaku senang karena banyak mendapat ilmu baru dari para narasumber yang berasal dari Universitas Wahid Hasyim (Unwahas).
Ia bersama peserta lainnya juga mendapat fasilitas yang sangat bagus. “Untuk konsumsi yang diselenggarakan panitia juga sangat memuaskan. Makanannya enak-enak! “tandas dia.
Sedang untuk fasilitas kamar hotel, lanjutnya lagi, juga sangat nyaman. Dimana tiap-tiap kamar diisi oleh dua orang peserta. “Ya, kamarnya juga sangat luas. Satu kamar diisi dua orang,”tambahnya.
Disebutkan, sepulang dari Bintek Solo dirinya juga sudah melakukan sweb. Adapun hasil sweb yang dilakukan secara masal sudah dilaporkan ke dinas.
Sementara Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Juwita Asmara saat dikonfirmasi terkait anggaran Bimbingan Teknis bagi 800 peserta tersebut mengaku lupa. “Itu bisa ditanyakan langsung ke bagian keuangan mas,”kata Juwita lewat pesan Whatsapp. (AW/BBS)

