Sumatra utara (Pena Berlian Online) Pembangunan gedung SMP negeri 2 Hilisalawa ahe, yang berada di desa Berua siwalawa, kecamatan Hilisalawa ahe, kabupaten Nias Selatan, Sumut, diduga sebagai bangunan siluman karena tidak memiliki papanpopok proyek sejak dari awal hingga selesai.
Pada Rabu, (19/10/2022) pihak sekolah menyampaikan bahwa bangunan tersebut tidak pernah dipasang papan proyek sejak dimulainya pekerjaan hingga selesai dan akan segera diserahterimakan kepada pihak
sekolah.
“Pada awalnya bangunan ini diketahui adalah dana alokasi khusus (DAK) yang artinya bukan swa kelolah atau bukan pihak sekolah yang mengerjakan, kami hanya menerima kunci saja”. Ujar Humas dan para guru.
Lebih lanjut, pihak sekolah menyampaikan bahwa terkait papan proyek sudah pernah beberapa kali dipertanyakan oleh kepala sekolah, namun pihak pemborong atau konsultan mengatakan jikalau hal itu akan dipasang minggu depan.
“Jangankan dipasang malah tidak pernah nampak hingga bangunan gedung akan diserahterimakan kepada pihak sekolah dalam waktu dekat.
Konsultan bersama dengan Tim teknis dari dinas pendidikan kabupaten Nias Selatan telah turun lapangan untuk meninjau situasi bangunan”. Ujar Humas.
“Gedung yang dilakukan pengrehapan atapnya mengalami bocor ketika hujan, padahal sebelum direhap baik-baik saja dan tidak bocor meskipun hujan deras. Keramik juga dipasang di atas lantai yang sudah kian ada sebelumnya. Pemasangan tidak merata dan banyak yang oleng, apabila dipijak akan berbunyi kencang seperti tidak lengket di lantai, air masih mengalir di bawah lantai karena tidak dibuat saluran, dan lain sebagainya”. Ungkap seorang guru.
Pada waktu yang sama, awak media melakukan konfirmasi kepada pihak Konsultan dan tim teknis yang berada di lokasi, pihaknya menyampaikan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk memastikan jikalau pembangunan sudah selesai atau masih belum.
“Dari hasil pemantauan kami sebagai Tim teknis dan konsultan, pembangunan telah mencapai 98% dan bahkan 99% sudah terlaksana.
Kami memantau dan memastikan tentang pekerjaan untuk kepentingan pembuatan laporan kepada atasan yakni PPK”. Ujar Harita
Lebih lanjut pihaknya menerangkan tentang serah terima.
“Serah terima dilakukan oleh PPK dengan menyerahkan kunci kepada pihak sekolah. Belum bisa dipastikan kapan waktunya untuk diserah terima”. Pungkasnya.
Abi Halawa

