Tingkatkan Profesionalitas Penyidik Narkotika, Kepala BNN RI Buka Pelatihan Refreshment

JAKARTA (PBO) – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Dr. Petrus Reinhard Golose, secara virtual membuka dengan resmi Program Refreshment SDM Bidang Pemberantasan BNN RI Tahun 2021, yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) BNN RI, Selasa (30/3).

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI mengatakan bahwa program refreshment ini perlu dilakukan untuk meminimalisir melemahnya kemampuan SDM khususnya di bidang pemberantasan yang dalam pelaksanaan tugasnya kerap mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi.

Refreshment ini diharapkan dapat mengasah kembali ketajaman dan naluri serta kompetensi penyelidik dan penyidik dalam mengungkap tindak kejahatan Narkoba.

“Penyidik yang handal harus memiliki pengetahuan, keterampilan, profesional, dan berdedikasi tinggi serta mampu masuk ke dalam jaringan sindikat Narkoba tapi tidak terpengaruh dengan jaringan guna mengungkap dan memberantas jaringan narkotika yang lebih besar”, ujar Kepala BNN RI.

Dr. Petrus R. Golose berharap, sumber daya manusia di bidang pemberantasan dapat berperan menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan tugas penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Tidak hanya itu, peningkatan kemampuan SDM ini diharapkan juga dapat meningkatkan nilai pengabdian kepada negara dalam mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Selain itu, melalui peningkatan kemampuan SDM ini ia juga berharap nilai pengabdian terhadap institusi BNN akan lebih baik lagi.

Sementara itu dalam laporannya, Kepala PPSDM BNN RI, Sindhu Setiatmoko, S.E., MM., mengatakan bahwa Program Refreshment SDM Bidang Pemberantasan BNN RI Tahun 2021 dibuka untuk 522 orang dengan kualifikasi usia maksimal 35 tahun.

Dari pembukaan program, PPSDM kemudian melakukan screening test kepada 432 orang pendaftar dan mendapatkan 120 orang peserta program refreshment yang berasal dari BNN pusat, BNN Provinsi, dan BNN Kabupaten/Kota yang mengemban tugas dalam bidang pemberantasan.

Dalam program refreshment yang berlangsung hingga 9 April 2021 ini, para peserta akan mendapatkan beragam praktik dalam penerapan diantarannya Raid Planning Eksekution (RPE) dan teknik dalam melakukan Perencanaan dan Penyergapan serta Penangkapan, laboratorium gelap narkotika (clandestine laboratories)

Dalam memahami dan mengetahui tentang laboratorium gelap narkotika, wash-up latihan praktik sehingga peserta mampu mempraktikkan teknik dan taktik operasional yang simulasinya akan dilaksanakan di daerah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor.

Tepatnya di Botani Square Bogor, Kinasih Resort & Conference Bogor, Lido Lake Resort dan daerah sekitar Cigombong dengan berkoordinasi kepada stakeholder terkait.

Program Refreshment ini juga dapat mendukung SDM bidang pemberantasan agar mampu memahami hukum dan peraturan perundang-undangan terkait narkotika, memahami prosedur penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika

Menerapkan taktik dan teknik dasar penyelidikan dan penyidikan tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika, melaksanakan penanganan dan pengolahan TKP tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika, menggunakan teknologi informasi alat khusus dan alat lainnya serta mampu mengendalikan diri saat melaksanakan tugas.(*)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *