Lampung Barat di Daulat Sebagai Kabupaten Yang Paling Aman

Lampung Barat(PBO)-Kebanggaan menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Lampung Barat, yang menjadi daerah yang paling aman dari konflik sosial. Bahkan berkaitan dengan itu kabupaten lampung barat berhasil meraih juara I dan mendapatkan Piagam penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tentang capaian kinerja pelaksanaan rencana aksi terpadu penanganan konflik tingkat provinsi tahun 2016.
Pj.Sekretaris Daerah Kabupaten Lambar Akmal Abdul Nasir, SH, mengatakan, atas penilaian terhadap kabupaten setempat,maka Lambar didaulat sebagai kabupaten yang paling aman, hal tersebut di karenakan penanganan konflik sosial di lambar terlaksana dengan baik.
“Penghargaan ini tentunya atas kerjasama semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, jajaran forkopimda hingga jajaran paling bawah mulai dari peratin,bhabinkamtibmas, bhabinsa hingga lapisan masyarakat yang telah bersama-sama berupaya menciptakan daerah kita sebagai daerah yang aman,” ungkapnya dalam kegiatan Rembug Pekon di Aula Pemkab Lambar (22/8).
Lebih jauh Akmal mengatakan, saat ini pergeseran nilai budaya dan semakin rendahnya solidaritas antar sesama mengakibatkan masyarakat menjadi semakin mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang menyentuh harkat dan martabat kemanusiaannya, seperti isu-isu tentang suku, agama, ras, dan antar golongan serta yang juga sangat penting adalah himpitan kebutuhan ekonomi untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Kondisi demikian rentan terhadap timbulnya gejolak sehingga memicu terjadinya konflik sosial dan komunal,” jelasnya.
Masih kata Akmal, potensi-potensi konflik akan selalu ada dalam masyarakat. Bahkan ada ungkapan yang mengatakan bahwa selama kehidupan masih ada maka konflik tetap akan menjadi bagian dari kehidupan manusia itu sendiri. Oleh karena itu  dibutuhkan kerjasama semua elemen untuk menciptakan kondisi stabil, aman dan terkendali.
“Sebagaimana diketahui, kabupaten lampung barat merupakan wilayah yang dikenal memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, hingga saat ini juga masih menjadi daerah yang minus terjadinya konflik sosial. namun demikian kita harus tetap waspada dengan terus menerus menjaga dan meningkatkan stabilitas daerah melalui sinergitas antar instansi dan aparatur pemerintah, agar kabupaten lampung barat senantiasa berada dalam situasi yang kondusif dalam rangka mempertahankan citra wilayah kita sebagai kabupaten ter-aman di provinsi lampung,” tutupnya. (Iwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *