Kunjungi Puskesmas Tuba I, Dirut Pelayanan Kesehatan Primer RI: Masyarakat Tak Usah Takut Check Up

TULANGBAWANG (PBO) – Unit Pelaksana Teknis Dinas Pusat Kesehatan Masyarakat (UPTD Puskesmas) Tulangbawang I mengadakan Seminar Awam Program Deteksi Dini Penyakit Ginjal Kronis, kegiatan digelar di Puskesmas setempat, Jl Ethanol, Kecamatan Banjaragung Kabupaten setempat, Rabu (07/04/2021).

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Drg. Saraswati MPH, General Manager (GM) Baxter Healthcare Indonesia Mrm Guy Jaeckel, Perwakilan Dinas Provinsi Lampung Yeni Ekawati, Dinas Kesehatan Tulangbawang, Direktur RSUD Menggala dr. Lukman Pura, Camat Banjaragung, Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Kepala Puskesmas Tulangbawang I, Adnan Jaya mengatakan, kegiatan hari bagaimana pihaknya selalu berinovasi dengan melibatkan beberapa pihak, yaitu RSUD Menggala dan PT.BAXTER guna mendukung program Bergerak Melayani Warga (BMW) slogan Bupati DR. Hj. Winarti, SE., MH dengan mendekatkan pelayanan pada masyarakat Sai Bumi Nengah Nyappur.

“PT. BAXTER ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan dengan produk deteksi dini penyakit ginjal kronis,” kata Adnan.

Ditempat yang sama, Direktur RSUD Menggala dr. Lukman Pura sebagai pemateri menyampaikan, gejala ginjal kronis ada tambahan penyakit lain, dan adanya penurunan fungsi ginjal yg sudah lanjut dan secara bertahap sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik dan butuh perawatan serta pengobatan.

“Penyebabnya adalah darah tinggi, diabetes, infeksi peradangan pada ginjal, kelainan bawaan lahir dan keracunan obat-obatan,” kata dia.

Dirinya menghimbau kepada warga jangan takut memeriksakan kesehatannya. “Bila ada gejala-gejala langsung saja rumah sakit sudah siap melayani dan untuk biaya ada program BPJS warga bisa mendapatkannya,” terangnya.

Sementara, Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kementrian Kesehatan Republik Indonesia drg. Saraswati MPH mengatakan, hari ini pihaknya mengunjungi dua Pasilitas Kesehatan (Paskes) yang pertama RSUD Menggala dan sekarang di Paskes Primer Puskesmas Tulangbawang I, untuk melihat bagaimana deteksi dini penyakit yang tidak menular tapi khususnya penyakit yang menyebabkan gagal ginjal atau pasien harus cuci darah.

“Pasien yang punya darah tinggi dan kencing manis diperiksa, bagaimana agar tidak bertambah parah,” kata dia.

Untuk itu, kata dia, pihaknya mengapresiasi ada kerja sama yang baik, dari puskesmas kemudian Rumah Sakit. Serta supportnya dari dinas kesehatan Provinsi Lampung maupun Kabupaten Tulangbwang dan juga daei swasta.

“Karena untuk meningkatkan pelayanan primer itu. Semu harus terlibat, tidak mungkin hanya dari jajaran kesehatan saja,” ujar dia.

Dia menuturkan, bagi masyarakat jangan hanya berkunjung ke fasilitas kesehatan kalau sakit. Tapi, dalam keadaan sehat pun harus rajin memeriksakan diri, seperti tekanan darah kemudian check kadar gula darahnya, karena kadang. Bergelajanya itu setelah parah, jadi sayang kalau diobatinya setelah kondisi yang sudah lanjut.

“Kami berharap masyarakat untuk memanfaatkan semua pelayanan yang ada di puskesmas, karena audah di support dengan skema atau pembiayaan melalui BPJS. Kemudian kalau memang tidal bisa ditangani di puskesmas, akan dirujuk ke rumah sakit pun semua dicover dengan program JKN. Jadi masyarakat tidak usah takut untuk melakukan check up,” tandasnya.(Mcr)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *