Dinper Lampung Gelar Rakor Dengan Kemen KKO Bahas Kelangkaan Garam

Bandar Lampung (PBO)- Hingga saat ini harga garam sebagai salah satu bahan penyedap masakan masuk terus meroket. Hal ini terjadi akibat kelangkaan garam baik ditingkat petani berlajut ke distributor maupun pedagang di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan Prov Lampung, Ferynia menerangkan bahwa saat ini kelangkaan garam tidak hanya terjadi di provinsi lampung semata. Namun disejumlah provinsi lain pun mengalami kelangkaan. Kendati demikian, pihaknya mengaku tidak membetuk tim satuan tugas (Satgas) bersama aparat kepolisian untuk menelusuri kelangkaan garam yang terjadi dilampung. “Kita tidak membuat tim, karna pemerintah pusat dalam hal ini sudah mengadakan rapat koordinasi dan Kemen KKO sudah merekomendasikan agar Kemendag membuka keran import untuk garam industri, import garam industri oleh para importir ,”ujarnya,kemarin.

Pihaknya pun berharap agar pemerintah pusat segera mengimport garam industri agar kelangkaan garam tidak semakin berlajut dan harga tidak semakin tinggi.”Sudah disetujui dan dalam proses, mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama garam industri tersebut sudah sampai dan bisa didistribusikan ke seluruh Prov yang membutuhkan,”terangnya.

Sementara untuk garam konsumsi kementrian KKP saat ini sedang mengumpulkan data tentang  ketersedian garam konsumsi yang akan dibawa dalam rapat koordinasi hari Rabu (26/7) untuk menetukan importasinya.” Khusus untuk garam konsumsi, import hanya diberikan izin kepada PT Garam,”pungkasnya(pmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *