Albar Hasan Tanjung Seret Bambang Subogo Dalam Kasus Korupsi Land Clearing

LAMPUNG –  Albar Hasan Tanjung, terdakwa kasus korupsi land clearing lahan Bandara Radin Inten II menyeret nama baru untuk dijadikan tersangka pada kasus ini.

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung itu menyebut Kepala Bidang Perhubungan Udara Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Subogo ikut terlibat dan menerima sejumlah aliran dana dari proyek tersebut.

Penasehat Hukum Albar Hasan Tanjung, Herman Dulaimi meminta agar Bambang Sumbogo dijadikan tersangka pada perkara Tipikor Land Clearing Pematangan Lahan Fasilitas Sisi Udara Baru Bandara Raden Inten II Lampung, tahap 1.

Herman Dulaimi mengatakan menurut keterangan saksi sekaligus tersangka kasus ini, Edi Purnama, diduga ada aliran uang sebesar Rp 75 juta ke Bambang Sumbogo.  “Uang tersebut dikatakan Bambang untuk dinas. Dia yang meminjamkam perusahaan CV Visi Cipta Mandiri dan  selaku Konsultan Pengawas sebenarnya tidak dapat apa – apa lagi (honor),” terang Herman Dulaimi usai sidang yang digelar di Pengadilan Negeri kelas 1A, Bandar Lampung, seperti dilansir dari, Lampung Centre Kamis (3/11/2016)

Menurut Herman, honornya pada kegiatan tersebut Rp, 30 juta untuk Suhairi, Rp 5,5 juta untuk pemilik Perusahaan dan 15 juta untuk Ahmad yang merupakan tenaga kerja di lapangan, serta 75 juta untuk Bambang Sumbogo. “Dan itu dia yang menentukan,” jelas Herman.

Dalam hal ini, lanjut Herman, Bambang Sumbogo meminta kepada terdakwa Edi Purnama agar namanya tidak diungkit -ungkit dalam persidangan. Bambang menjanjikan akan membiayai ke 3 anak Edi Purnama sebesar 250 ribu per bulannya.

Bambang Subogo sendiri belum bisa dimintai keterangan terkait hal ini. Bambang tidak merespon konfirmasi melalui telepon pribadinya.

Sidang dengan Majelis Hakim yang diketuai Firza Ardiansyah dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sidrotul Akbar, menghadirkan saksi – saksi,  Edi Purnama selaku konsultan pengawas, Irma Cahyani selaku bendahara pada Dinas Perhubungan Provinsi Lampung dan Ali Zubaidi mantan Kepala Biro Aset dan Perlengkapan Provinsi Lampung. (*)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *